0%
logo header
banner dprd makassar
Jumat, 17 Desember 2021 21:55

Plt Gubernur Harap Omicron Tidak Menyebar Masuk ke Sulsel

Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman || ist
Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman || ist

Plt Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman berharap varian omicron tidak menyebar masuk ke Sulawesi Selatan. Karena itu, dia mengajak seluruh masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Termasuk mengimbau masyarakat agar mau disuntik vaksin Covid-19.

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Plt Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman berharap varian omicron tidak menyebar masuk ke Sulawesi Selatan.

Karena itu, dia mengajak seluruh masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

Termasuk mengimbau masyarakat agar mau disuntik vaksin Covid-19.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Kebut Perbaikan Ruas Jalan Patallassang Gowa

“Varian baru telah masuk ke Indonesia. Kita butuh doa agar Sulsel dilindungi dan ikhtiar dengan vaksin untuk kekebalan kelompok (herd immunity),” kata Andi Sudirman Sulaiman, Jumat (17/12).

Untuk menggenjot vaksinasi Covid-19, Pemprov Sulsel telah menyiapkan mobile vaccinator atau vaksinasi keliling dengan menyasar daerah yang capaiannya masih rendah.

Apalagi, Presiden Republik Indonesia Ir Joko Widodo menargetkan vaksinasi Covid-19 untuk masing-masing daerah mencapai 70%.

Baca Juga : Gubernur Sulsel Kurban Sembilan Ekor Sapi di Moment IdulAdha 1443 Hijriah

“Mobile vaccinator dan tenaga kesehatan Pemprov Sulsel bergerak ke kabupaten/kota untuk mengoptimalkan target vaksinasi 70% hingga akhir tahun,” ujar dia.

Khusus di Sulawesi Selatan, lima daerah dengan capaian vaksinasi rendah yakni Kabupaten Jeneponto 37,44%.

Kabupaten Luwu Utara 39,02%, Kabupaten Bantaeng 43,18%, Kabupaten Bulukumba 43,65%, dan Kabupaten Selayar 45,73%.

Baca Juga : Gubernur Sulsel Resmikan Kampus UMKM Shopee di Makassar

Secara nasional, capaian vaksinasi Covid-19 untuk tahap pertama 56,85% atau 4.012.358 jiwa dari total sasaran 7.058.14 jiwa penduduk.

Sedangkan untuk tahap kedua sudah mencapai 35,82% atau 2.528.224 jiwa dari target sasaran.