0%
logo header
Minggu, 27 September 2026 08:48

DLH Makassar Sediakan Reverse Vending Machine di Tiga Lokasi, Botol Plastik Bisa Ditukar Poin

DLH Makassar Sediakan Reverse Vending Machine di Tiga Lokasi, Botol Plastik Bisa Ditukar Poin

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar mendorong masyarakat meningkatkan kebiasaan memilah dan mengelola sampah melalui program penukaran botol plastik menggunakan Reverse Vending Machine (RVM).

MAKASSAR, KATABERITA.CO — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar mendorong masyarakat meningkatkan kebiasaan memilah dan mengelola sampah melalui program penukaran botol plastik menggunakan Reverse Vending Machine (RVM).

banner pdam

Program tersebut memungkinkan masyarakat menukarkan botol plastik bekas dengan poin yang selanjutnya dapat dikonversi menjadi e-money melalui aplikasi MallSampah.

Kepala DLH Kota Makassar Helmy Budiman mengatakan, program ini menjadi salah satu upaya mendorong masyarakat agar tidak membuang botol plastik sembarangan, sekaligus memberikan nilai manfaat dari sampah yang dikumpulkan.

Baca Juga : DLH Makassar Libatkan Arborist Tata Pohon di Pedestrian Kajaolalido-Thamrin

“Melalui program ini, botol plastik tidak hanya menjadi sampah, tetapi bisa dikumpulkan dan ditukar menjadi poin yang memiliki nilai manfaat,” kata Helmy.

Saat ini, RVM tersedia di tiga lokasi, yakni Kantor Balai Kota Makassar, Kantor DLH Kota Makassar di Jalan Urip Sumoharjo, serta Makassar Creative Hub Nusantara di Jalan Nusantara.

Masyarakat yang ingin melakukan penukaran cukup memastikan botol plastik dalam kondisi kosong, kemudian memasukkannya ke lubang yang tersedia pada mesin.

Baca Juga : Kolaborasi DLH-PD Pasar Makassar Raya, Kandangkan Sapi di TPA Tamangapa Tak Lagi Makan Sampah

Selanjutnya, pengguna membuka fitur MS Box pada aplikasi MallSampah dan memindai kode batang yang terdapat pada mesin.

Setelah itu, pengguna memilih fitur “Request Your Points” untuk mengajukan penukaran.

Poin yang diperoleh kemudian masuk ke akun pengguna dan dapat ditukarkan menjadi e-money sesuai mekanisme yang tersedia.

Baca Juga : Kadis DLH Dampingi Wawali Makassar ke Jepang Bahas Makassar City Waste Management Policy

Helmy berharap fasilitas tersebut dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah sekaligus membangun kebiasaan memilah sampah dari sumbernya.

“Ini bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat bahwa pengelolaan sampah bisa dimulai dari hal sederhana, termasuk mengumpulkan dan menyetorkan botol plastik,” ujarnya.