0%
logo header
Sabtu, 17 Oktober 2026 21:44

Dispar Makassar Dukung Pelestarian Budaya Lewat Pameran Temporer Museum

Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Makassar, Benyamin B Turupadang || istimewa
Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Makassar, Benyamin B Turupadang || istimewa

Kegiatan ini diselenggarakan Dinas Kebudayaan Kota Makassar bersama Balai Pelestarian Kebudayaan Sulawesi Selatan dalam rangka memperingati Hari Kebudayaan Nasional dengan tema “Budaya Hidup, Indonesia Berdaya”.

MAKASSAR, KATABERITACO – Sekretaris Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Makassar, Benyamin B Turupadang menghadiri Pameran Temporer Museum Kota Makassar Tahun 2026, di Museum Balaikota, Sabtu (17/10).

banner pdam

Kegiatan ini diselenggarakan Dinas Kebudayaan Kota Makassar bersama Balai Pelestarian Kebudayaan Sulawesi Selatan dalam rangka memperingati Hari Kebudayaan Nasional dengan tema “Budaya Hidup, Indonesia Berdaya”.

iklan pemprov sulsel

Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Makassar, Benyamin B Turupadang mengatakan kehadiran Dispar Makassar sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pelestarian budaya sekaligus penguatan potensi wisata sejarah di Kota Makassar.

Baca Juga : Dispar Makassar Dorong Pelaku Ekraf Lindungi Hak Merek dan Hak Cipta

Ia menilai pelestarian budaya memiliki keterkaitan erat dengan pengembangan pariwisata.

Menurutnya, kekayaan sejarah dan budaya dapat menjadi daya tarik wisata yang memperkuat identitas daerah sekaligus memberikan pengalaman edukatif bagi masyarakat dan pengunjung.

“Pameran temporer ini menjadi salah satu ruang untuk memperkenalkan kekayaan sejarah dan budaya kepada masyarakat. Kami berharap museum semakin dikenal sebagai destinasi wisata edukasi yang mampu menarik minat pengunjung,” kata Benyamin.

Baca Juga : Dispar Dukung Makassar Tourism Outlook 2026, Perkuat Kolaborasi Industri Pariwisata

Melalui partisipasi dalam kegiatan tersebut, Dispar Makassar mendukung sinergi lintas sektor dalam mengembangkan pariwisata berbasis budaya.

Upaya ini, lanjut Benyamin, diharapkan dapat meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap warisan sejarah, mendorong kunjungan ke museum, serta memastikan nilai-nilai budaya tetap hidup dan diSewariskan kepada generasi mendatang.