0%
logo header
Selasa, 06 September 2022 09:26

Dinilai Cepat Pulihkan Ekonomi Pasca-Pandemi, Danny Pomanto Diganjar Penghargaan Best Overall

Dinilai Cepat Pulihkan Ekonomi Pasca-Pandemi, Danny Pomanto Diganjar Penghargaan Best Overall

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto kembali mengukir prestasi dengan meraih penghargaan ‘Best Overall’ dari MNC Portal.

JAKARTA, KATABERITA.CO – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto kembali mengukir prestasi dengan meraih penghargaan ‘Best Overall’ dari MNC Portal.

banner pdam

Penghargaan itu diberikan kepada Danny Pomanto karena berhasil melakukan percepatan pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19.

iklan pemprov sulsel

Bersama 14 kepala daerah lainnya, ia menerima penghargaan itu pada Malam Inagurasi Indonesia Visionary Leaders (IVL) di MNC Conference Hall, INews Tower, Senin (5/9).

Baca Juga : Munafri Arifuddin Unjuk Skill Memasak, Raih Juara I Lomba Masak Antar Kepala Daerah di HUT ke-357 Sulsel

IVL merupakan program rutin MNC Portal Indonesia untuk menggali upaya pemerintah daerah dalam merumuskan, mengomunikasikan, mengimplementasikan, sekaligus membudayakan visi kepemimpinaan kepala daerah di wilayahnya masing-masing

Menurut Danny, penghargaan yang ia raih harus disyukuri karena merupakan kerja sama dan kerja keras semua pihak di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.

“Kita bersyukur atas kerja kita, karena semua pihak memberikan kita penghargaan di atas penghargaan, yaitu Best Overall yang artinya semua kategori kita juara,” ucap Danny.

Baca Juga : Kenal Pamit Kapolda Sulsel, Wali Kota Makassar Apresiasi Djuhandani dan Sambut Awal Chairuddin

Kata Danny penghargaan yang diberikan hanya sebagai simbolis. Paling penting yaitu hasil yang musti dicapai, serta dapat bermanfaat bagi masyarakat dan membawa kemajuan kota.

“Olehnya itu penghargaan ini harus memacu kita semua kedepannya untuk bekerja dua kali tambah baik,” jelasnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua DPR-RI, La Nyalla, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, serta Menteri Hukum dan HAM RI Prof Yasonna H Laoly.