0%
logo header
Kamis, 08 Mei 2025 20:45

Booth Makassar Jadi Magnet City Expo 2025, Urban Farming dan Kopi Toraja Pikat Pengunjung

Booth Makassar Jadi Magnet City Expo 2025, Urban Farming dan Kopi Toraja Pikat Pengunjung

Musyawarah Nasional (Munas) VII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang diikuti hampir 100 wali kota se-Indonesia.

SURABAYA, KATABERITA.CO — Pemerintah Kota Makassar unjuk gigi dalam ajang Indonesia City Expo 2025 yang berlangsung di Grand City Convention & Exhibition, Surabaya, 8–10 Mei 2025.

banner pdam

Pameran ini merupakan bagian dari Musyawarah Nasional (Munas) VII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang diikuti hampir 100 wali kota se-Indonesia.

Stand Kota Makassar, yang terletak di lokasi strategis, menarik perhatian dengan suguhan inovasi teknologi dan produk unggulan. Layar interaktif menampilkan program-program andalan Pemkot Makassar, mulai dari urban farming (pertanian kota) hingga digitalisasi pelayanan publik.

Baca Juga : Wali Kota Makassar Pangkas Perjalanan Dinas Rp60 Miliar, Luar Negeri Dipotong 70%

Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah upaya pemanfaatan lahan sempit untuk pertanian perkotaan. Konsep ini dinilai relevan dengan tantangan urbanisasi, serta menjadi alternatif ketahanan pangan lokal yang ramah lingkungan.

Tak kalah menarik, berbagai produk khas UMKM Makassar juga dipamerkan. Mulai dari kopi Toraja Pulu-Pulu dan Rebuata, kue barongko, batik Lontara, hingga tas kulit khas Bugis Makassar.

Antusiasme pengunjung tampak tinggi, terlihat dari ramainya booth Pemkot Makassar yang diserbu peserta Munas dan pendamping.

Baca Juga : Pemkot Makassar Hadirkan 40 Lampu Tenaga Surya di Kepulauan

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto yang hadir membuka Munas VII APEKSI juga menyempatkan diri mengunjungi booth Makassar.

Ia menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif kota berjuluk Anging Mammiri tersebut.

“Pak Wali Kota Makassar dan jajaran telah mewarnai expo APEKSI dengan luar biasa,” puji Bima Arya yang juga Ketua Umum APEKSI periode 2021–2024 dan mantan Wali Kota Bogor.

Baca Juga : Perkuat Mitigasi, Pemkot Makassar Bentuk Kampung Siaga Bencana di Tamalanrea

Dalam sambutan pembukaan Munas, Bima Arya menekankan pentingnya efisiensi kebijakan fiskal dari pusat hingga daerah.

Ia menyoroti 10 hingga 11 kota di Indonesia yang memiliki Pendapatan Asli Daerah (PAD) lebih kuat dibandingkan dana transfer pusat dengan Surabaya sebagai salah satu contohnya.

“Menuju 2045, semua kota di Indonesia diharapkan punya kapasitas fiskal yang kuat. Efisiensi dan inovasi adalah kuncinya,” tegasnya.

Baca Juga : Pemkot Makassar Gandeng Kejari Perkuat Tata Kelola Pemerintahan, Munafri: Maksimalkan Potensi Pendapatan Daerah

Keterlibatan Pemkot Makassar di ajang City Expo APEKSI 2025 bukan hanya ajang promosi, tapi juga refleksi dari semangat membangun kota yang adaptif, kreatif, dan berdaya saing tinggi di kancah nasional. (Jie_e)