0%
logo header
banner dprd makassar
Rabu, 05 Januari 2022 12:19

2021, Realisasi Bapenda Makassar Surplus Rp63,87 Miliar

Kepala Bapenda Makassar, Firman Pagarra
Kepala Bapenda Makassar, Firman Pagarra

Realisasi Bapenda Makassar mengalami surplus atau meningkat Rp63,87 miliar atau 7,35% sepanjang 2021. Pada 2020 lalu, realisasi Bependa Makassar untuk sebelas jenis pajak dan retribusi daerah hanya Rp868,69 miliar. Namun capaian itu meningkat di 2021 menjadi Rp932,57 miliar.

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Realisasi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Makassar mengalami surplus atau meningkat Rp63,87 miliar atau 7,35% sepanjang 2021

Pada 2020 lalu, realisasi Bependa Makassar untuk sebelas jenis pajak dan retribusi daerah hanya Rp868,69 miliar. Namun capaian itu meningkat di 2021 menjadi Rp932,57 miliar.

Rinciannya, Rp926,70 miliar realisasi pajak daerah atau 92,67% dari target Rp1 triliun, dan Rp5,87 miliar retribusi penggunaan tanah reklame atau 117,54% dari target Rp5 miliar.

Baca Juga : Abaikan SK Wali Kota, Bapenda Tertibkan Reklame di Dua Titik

Berdasarkan data Bependa Makassar, ada lima jenis pajak yang realisasinya tidak mencapai 100%. Bahkan ada dua jenis pajak yang capaiannya di bawah 50%.

Paling rendah capaian pajak parkir, realisasinya hanya 13,35% atau Rp10,67 miliar dari target Rp80 miliar. Sedangkan realisasi pajak hiburan hanya 34,07% atau Rp9,53 miliar dari target Rp28 miliar.

Posisi ketiga terendah yakni pajak sarang burung walet. Hingga 31 Desember 2021 realisasinya baru 65,89% atau Rp16,47 juta dari target 25 juta.

Baca Juga : Tumbuhkan Rasa Kebersamaan Antar Pegawai, Bapenda Gelar Porseni Semarakkan HUT RI ke-77

Kemudian pajak air bawah tanah, capaiannya sudah 94,32% atau Rp4,71 miliar dari target Rp5 miliar. Sementara realisasi pajak BPHTB
95,92% atau Rp239,79 miliar dari target Rp250 miliar.

Kepala Bapenda Makassar, Firman Pagarra mengatakan situasi pandemi masih menjadi kendala dalam penerimaan pendapatan pajak daerah.

Apalagi sejumlah tempat hiburan belum bisa beroperasi normal secara penuh.

Baca Juga : Cegah Potensi Kebocoran, Bapenda Pasang CCTV di Restoran

“Tapi kalau dibandingkan dengan capaian kita di 2020 lalu, itu ada peningkatan penerimaan pendapatan sebesar Rp63,87 miliar atau naik sekitar 7,35%,” kata Firman.

Meski begitu, empat sektor pajak dengan target yang cukup tinggi realisasinya lebih dari 100%. Diantaranya, Pajak Penerangan Jalan (PPJ) realisasinya Rp209,90 miliar atau 104,95% dari target Rp200 miliar.

Selanjutnya Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), realisasinya Rp186,57 miliar atau 103,65% dari target Rp180 miliar. Disusul pajak restoran, realisasinya Rp142,89 miliar atau 102,07% dari target Rp140 miliar.

Baca Juga : Firman Pagarra Paparkan Konsep Pemulihan Ekonomi Pemkot Makassar di Jakarta

Kemudian realisasi pajak hotel 105,62% atau Rp73,93 miliar dari target Rp70 miliar. Sedangkan pajak mineral bukan logam (minerba) baik di 2021 ataupun di tahun sebelumnya nihil realisasi penerimaan pendapatan.

“Kita bersyukur karena sektor pajak kita yang targetnya cukup besar itu capaiannya bisa lebih 100%, bahkan hotel dan restoran yang juga ikut terdampak pandemi itu penerimaan pendapatannya mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya,” tutur dia.