0%
logo header
Selasa, 15 September 2026 20:56

DPRD Palopo Studi Tiru ke PDAM Kota Makassar, Bahas Efisiensi hingga Investasi

DPRD Palopo Studi Tiru ke PDAM Kota Makassar, Bahas Efisiensi hingga Investasi

PDAM Kota Makassar menerima kunjungan rombongan Anggota DPRD Kota Palopo dalam rangka studi tiru terkait peningkatan kualitas layanan publik, digitalisasi manajemen air, serta pengelolaan perusahaan

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar menerima kunjungan rombongan Anggota DPRD Kota Palopo dalam rangka studi tiru terkait peningkatan kualitas layanan publik, digitalisasi manajemen air, serta pengelolaan perusahaan, di Kantor PDAM Kota Makassar, Jalan Ratulangi, Selasa (15/9).

banner pdam

Rombongan DPRD Kota Palopo diterima langsung oleh Plt Direktur Umum PDAM Kota Makassar, Andi Taufiq Aris.

Turut mendampingi Plt Sekretariat Perusahaan, Plt Kepala Bagian Produksi, Plt Litbang, serta unsur Seksi Humas.

Baca Juga : Plt Dirut PDAM Makassar Terima Purnabakti, Buka Ruang Dialog soal Hak Pensiunan

Dari DPRD Kota Palopo, kunjungan tersebut dihadiri Taming Somba dari Fraksi Gerindra, Cendana Cendrana dari Fraksi Demokrat, serta AKP Purnawirawan Sihwadi dari Fraksi PAN.

Dalam pertemuan tersebut, rombongan DPRD Kota Palopo menggali sejumlah referensi mengenai pengelolaan PDAM Kota Makassar, terutama dalam mendukung peningkatan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.

Adapun yang dibahas meliputi efisiensi anggaran, penanganan kebocoran, dividen, investasi, belanja modal, hingga pengelolaan sumber air baku dan proses produksi air bersih.

Baca Juga : PDAM Makassar Telah Distribusikan 4,56 Juta Liter Air Bersih di Tengah Kemarau Panjang

Dalam kesempatan tersebut, Plt Direktur Umum PDAM Kota Makassar, Andi Taufiq Aris, yang merupakan putra kelahiran Palopo, turut berbagi pengalaman mengenai pengelolaan perusahaan air minum kepada rombongan DPRD Palopo.

Ia menyampaikan sejumlah strategi yang diterapkan PDAM Kota Makassar, mulai dari efisiensi anggaran, penanganan kebocoran, investasi, hingga pengelolaan sumber air baku dan produksi air bersih.

Terkait kebocoran, Andi Taufiq menjelaskan bahwa penanganannya menjadi bagian penting dalam menjaga efisiensi distribusi air.

Baca Juga : PDAM Makassar Distribusikan Air Bersih ke Lorong-Lorong Hingga Malam

Pekerjaan penanganan kebocoran perlu dilakukan secara terukur sehingga kehilangan air dapat ditekan dan pelayanan kepada pelanggan tetap terjaga.

Mengenai dividen, Ata sapaan akrab Andi Taufiq Aris menjelaskan bahwa kontribusi perusahaan kepada daerah perlu disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan perusahaan.

Menurutnya, pengelolaan perusahaan harus tetap menjaga keseimbangan antara kewajiban memberikan kontribusi kepada daerah dengan kebutuhan menjaga keberlangsungan operasional perusahaan.

Baca Juga : Kemarau Panjang, PDAM Makassar Hadirkan 6 Pickup untuk Antar Air Bersih Gratis

Sementara terkait investasi, Ia menegaskan bahwa setiap investasi harus melalui perhitungan yang matang.

“Setiap investasi harus dihitung dengan baik. Harus ada manfaat dan feedback bagi perusahaan,” jelas Andi Taufiq.

Lebih lanjut, Ia menjelaskan, investasi yang dilakukan PDAM harus mempertimbangkan kebutuhan perusahaan, manfaat yang diperoleh, kemampuan pembiayaan, serta dampaknya terhadap kinerja perusahaan.

Baca Juga : Kemarau Panjang, PDAM Makassar Hadirkan 6 Pickup untuk Antar Air Bersih Gratis

Karena itu, investasi tidak dilakukan sekadar untuk pengembangan, tetapi harus memiliki dasar perhitungan dan tujuan yang jelas.

Andi Taufiq juga menjelaskan mengenai efisiensi belanja modal.

Menurutnya, belanja modal perlu disusun berdasarkan kebutuhan prioritas perusahaan sehingga anggaran yang dikeluarkan benar-benar mendukung operasional dan peningkatan pelayanan.

Baca Juga : Kemarau Panjang, PDAM Makassar Hadirkan 6 Pickup untuk Antar Air Bersih Gratis

Dalam pengelolaan sumber daya manusia, Andi Taufiq menekankan pentingnya profesionalisme.

Ia menjelaskan bahwa pengelolaan perusahaan harus mengedepankan kompetensi, kinerja, efisiensi, dan kebutuhan organisasi.

Menurutnya, penempatan maupun pengembangan sumber daya manusia harus didasarkan pada kapasitas dan kebutuhan perusahaan, bukan karena latar belakang personal ataupun adanya pihak yang menitipkan seseorang untuk bekerja di perusahaan.

Baca Juga : Kemarau Panjang, PDAM Makassar Hadirkan 6 Pickup untuk Antar Air Bersih Gratis

“Perusahaan harus dikelola secara profesional. Yang menjadi pertimbangan adalah kompetensi, kinerja dan kebutuhan perusahaan,” ujarnya.

Selain persoalan manajemen, Andi Taufiq juga menjelaskan tantangan PDAM Kota Makassar dalam pengelolaan sumber air baku dan produksi air bersih.

Ia menerangkan bahwa kondisi Kota Makassar berbeda dengan sejumlah daerah lain yang memiliki sumber mata air alami.

Baca Juga : Kemarau Panjang, PDAM Makassar Hadirkan 6 Pickup untuk Antar Air Bersih Gratis

Karena itu, PDAM Kota Makassar membutuhkan strategi teknis dalam menjaga ketersediaan air baku untuk mendukung proses produksi.

Menurutnya, pengelolaan air baku berkaitan dengan sejumlah persoalan teknis, termasuk saluran irigasi dan sedimentasi yang dapat memengaruhi proses pengambilan serta pengolahan air.

Andi Taufiq mengatakan, pengelolaan perusahaan air minum memiliki tantangan yang berbeda di setiap daerah.

Baca Juga : Kemarau Panjang, PDAM Makassar Hadirkan 6 Pickup untuk Antar Air Bersih Gratis

Karena itu, pengalaman yang dimiliki masing-masing daerah dapat menjadi bahan pembelajaran untuk memperkuat pengelolaan perusahaan dan pelayanan kepada masyarakat.