0%
logo header
Rabu, 15 Juli 2026 14:18

Bidik Juara Nasional, Aliyah Mustika Ilham Matangkan Persiapan Lomba Kelurahan Berprestasi 2026

Bidik Juara Nasional, Aliyah Mustika Ilham Matangkan Persiapan Lomba Kelurahan Berprestasi 2026

Pertemuan akbar ini dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifly Nanda, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Zainal Ibrahim, Kepala Bagian Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Andi Anshar, serta seluruh jajaran kepala SKPD, camat, dan lurah se-Kota Makassar.

MAKASSAR, KATABERITA.CO–
Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, secara resmi membuka kegiatan Persiapan Penjaringan Desa dan Kelurahan Berprestasi Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan (Lomba Kelurahan) Tahun 2026. Agenda strategis ini digelar di Ballroom Makassar Government Center (MGC), Jalan Slamet Riyadi, Makassar, Senin (15/6/2026).

banner pdam

Pertemuan akbar ini dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifly Nanda, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Zainal Ibrahim, Kepala Bagian Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Andi Anshar, serta seluruh jajaran kepala SKPD, camat, dan lurah se-Kota Makassar.

​Dalam laporannya, Kepala Bagian BPM Kota Makassar, Andi Anshar, mengumumkan bahwa Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Rappocini, resmi ditetapkan sebagai perwakilan tunggal Kota Makassar untuk bertarung di tingkat provinsi tahun ini. Penunjukan tersebut didasarkan pada hasil evaluasi ketat melalui sistem Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri.

Andi Anshar optimistis lantaran Makassar memiliki rekam jejak yang sangat disegani dalam ajang ini. Selama tiga tahun berturut-turut (2023, 2024, dan 2025), Kota Makassar sukses mencetak hat-trick Juara I di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan dan konsisten menembus jajaran terbaik di level nasional.

​Lompatan Kualitas Pelayanan Publik
​Dalam arahannya, Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham menegaskan bahwa keikutsertaan Makassar dalam ajang ini melampaui sekadar perburuan trofi atau penghargaan semata.

Ajang ini merupakan momentum krusial untuk menguji konsistensi kualitas pelayanan publik dan pemberdayaan masyarakat bawah.