0%
logo header
Senin, 12 Oktober 2026 19:45

BRIDA Makassar Identifikasi Lokasi Potensial untuk Kebun Raya Daerah

BRIDA Makassar Identifikasi Lokasi Potensial untuk Kebun Raya Daerah

Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Makassar mematangkan kajian kesesuaian dan identifikasi potensi lokasi untuk penyiapan Kebun Raya Daerah sebagai bagian dari upaya mendukung perencanaan pembangunan berbasis riset.

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Makassar mematangkan kajian kesesuaian dan identifikasi potensi lokasi untuk penyiapan Kebun Raya Daerah sebagai bagian dari upaya mendukung perencanaan pembangunan berbasis riset.

banner pdam

Pembahasan tersebut dilakukan melalui Sidang Tim Pengendali Mutu (TPM) II terkait penyusunan draf laporan akhir riset analisis kesesuaian dan identifikasi potensi lokasi untuk penyiapan Kebun Raya Daerah Kota Makassar.

iklan pemprov sulsel

Kegiatan ini dipimpin Kepala BRIDA Kota Makassar, Haidil Adha, di Ruang Rapat BRIDA Kota Makassar, Senin (12/10).

Baca Juga : BRIDA Makassar Bahas Pemanfaatan Limbah Ikan dan Cangkang Biomassa untuk Biodiesel

Sidang TPM II bertujuan memvalidasi substansi hasil riset sekaligus memperkuat rekomendasi kebijakan berbasis bukti.

Kajian ini menjadi tahapan penting untuk mengidentifikasi lokasi yang berpotensi dikembangkan sebagai kebun raya daerah dengan mempertimbangkan kesesuaian kondisi dan kebutuhan pengembangan kawasan.

Haidil Adha mengatakan, kajian berbasis riset diperlukan agar proses penyiapan kebun raya daerah memiliki landasan yang kuat dan terukur.

Baca Juga : BRIDA Makassar Dukung Inovasi AURA Mahasiswa Unibos ke Kompetisi Internasional di Seoul

“Melalui kajian ini, kami berharap rekomendasi yang dihasilkan dapat menjadi dasar pertimbangan dalam menentukan lokasi yang sesuai untuk penyiapan kebun raya daerah Kota Makassar, sehingga perencanaannya dapat dilakukan secara tepat dan berbasis bukti,” ujar Haidil.

Keberadaan kebun raya nantinya diharapkan dapat menunjang pelestarian keanekaragaman hayati, pengembangan ilmu pengetahuan, serta pemanfaatan ruang terbuka hijau yang berkelanjutan di Kota Makassar.