0%
logo header
Senin, 28 September 2026 21:38

Riset Penyiapan Kebun Raya Daerah Kota Makassar Masuk Tahap Sidang TPM I

Riset Penyiapan Kebun Raya Daerah Kota Makassar Masuk Tahap Sidang TPM I

Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Makassar terus mematangkan penelitian penyiapan Kebun Raya Daerah.

Riset Penyiapan Kebun Raya Daerah Kota Makassar Masuk Tahap Sidang TPM

banner pdam

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Makassar terus mematangkan penelitian penyiapan Kebun Raya Daerah.

iklan pemprov sulsel

Setelah dilakukan Forum Diskusi Penyusunan Research Design/Instrument Survey (RD/IS) penelitian, riset penyiapan Kebun Raya Daera memasuki tahap Sidang Tim Pengendali Mutu (TPM) I yang berfokus pada pengolahan dan analisis data penelitian.

Baca Juga : BRIDA Makassar Bahas Pemanfaatan Limbah Ikan dan Cangkang Biomassa untuk Biodiesel

Sidang tersebut dibuka Muhammad Amri Akbar, yang mewakili Kepala BRIDA Kota Makassar, Senin (28/9).

Kegiatan ini menjadi bagian dari tahapan penelitian untuk memperkuat dasar kajian dalam proses penyiapan Kebun Raya Daerah di Kota Makassar.

Muhammad Amri Akbar mengatakan pengolahan dan analisis data menjadi tahapan penting dalam penelitian untuk mengidentifikasi potensi, menilai kesesuaian, serta merumuskan rekomendasi berdasarkan hasil kajian.

Baca Juga : BRIDA Makassar Dukung Inovasi AURA Mahasiswa Unibos ke Kompetisi Internasional di Seoul

“Hasil analisis tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran yang komprehensif sebagai bahan pertimbangan dalam perencanaan Kebun Raya Daerah,” kata Amri.

Ia menjelaskan, proses pengolahan dan analisis data perlu dilakukan secara cermat agar hasil penelitian dapat dipertanggungjawabkan dan menjadi dasar rekomendasi yang terukur.

“Melalui Sidang TPM I ini, kami berharap hasil pengolahan dan analisis data penelitian dapat memberikan landasan ilmiah yang kuat bagi penyiapan Kebun Raya Daerah Kota Makassar,” ujarnya.

Baca Juga : BRIDA Makassar Sosialisasikan E-Arsip, Perkuat Pengelolaan Dokumen

Diketahui, keberadaan kebun raya juga berpotensi mendukung pelestarian keanekaragaman hayati, pengembangan penelitian, pendidikan lingkungan, serta penyediaan ruang terbuka hijau yang berkelanjutan.