MAKASSAR, KATABERITA.CO — Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Makassar Haidil Adha mendampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Makassar Andi Zulkifly dalam Rapat Penyatuan Persepsi yang membahas Perubahan Bentuk Perusahaan Daerah (PD) Rumah Pemotongan Hewan (RPH) dan Perumda Terminal Makassar Metro.

Pertemuan strategis tersebut dilangsungkan di Ruang Rapat Sekretaris Daerah, Lantai 3 Kantor Wali Kota Makassar, pada Selasa (26/5).

Agenda ini dilaksanakan sebagai langkah konkret Pemerintah Kota Makassar dalam menyelaraskan kebijakan antarsektor. Selain itu, rapat ini bertujuan untuk memperkuat tata kelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) guna mendukung peningkatan efektivitas pelayanan publik sekaligus mengoptimalkan pengelolaan usaha daerah.
Baca Juga : Pemilahan Sampah Diperkuat, 24 BSU di Kecamatan Wajo Jadi Garda Depan Sebelum Sampah ke TPA
Kepala BRIDA Makassar, Haidil Adha, menyampaikan perubahan bentuk badan hukum BUMD ini memerlukan kajian dan persepsi yang seragam agar tujuan restrukturisasi dapat tercapai secara maksimal.
“Langkah penyelarasan kebijakan ini sangat esensial. Melalui perubahan bentuk kelembagaan ini, kami berharap tata kelola BUMD menjadi semakin kuat dan profesional, sehingga mampu memberikan dampak langsung terhadap efektivitas pelayanan dan kemajuan perekonomian di Kota Makassar,” ujar Haidil Adha.
Lebih jauh, Haidil–sapaan akrabnya–rapat ini diharapkan dapat segera merumuskan kesepakatan komprehensif agar proses transisi bentuk hukum kedua BUMD tersebut berjalan lancar dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Baca Juga : Sekda Makassar Jadi Narasumber PKP Kemendagri: Urai Manajemen Mutu Birokrasi
“Kita harap kegiatan ini bisa segera ada rumusan sehingga BUMD berjalan optimal,” jelasnya. (*)

