Pantau Penyambungan Pipa, Plt Dirut PDAM Makassar Komitmen Percepat Distribusi Air Bersih ke Utara Kota

Pantau Penyambungan Pipa, Plt Dirut PDAM Makassar Komitmen Percepat Distribusi Air Bersih ke Utara Kota

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar komitmen mempercepat langkah penanganan krisis air bersih yang selama ini dikeluhkan warga di wilayah utara kota.

Sejumlah pekerjaan penyambungan jaringan pipa dan penguatan sistem distribusi air saat ini tengah dikebut dengan target mampu mengurangi keluhan pelanggan pada akhir Juni 2026.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PDAM Makassar, Andi Syahrum Makkurade, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai upaya percepatan untuk meningkatkan pasokan air ke kawasan utara yang selama ini mengalami gangguan distribusi.

Menurutnya, satu titik penyambungan jaringan dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) menuju wilayah utara telah selesai dikerjakan.

Sementara satu titik penyambungan lainnya dijadwalkan rampung pada Rabu mendatang.

“Fokus kami adalah bagaimana menanggulangi krisis air di wilayah utara. Tadi pagi saya melihat langsung hasil pekerjaan satu titik penyambungan yang sudah selesai dari IPA Maccini Sombala ke Utara,” ujar Andi Syahrum saat ditemui, Senin (8/6).

“Hari Rabu nanti akan dilanjutkan titik kedua. Secara keseluruhan direncanakan ada empat titik penyambungan hingga ke wilayah utara, termasuk kawasan Gatot Subroto,” tambahnya.

Ia berharap penyambungan jaringan tersebut dapat mempercepat aliran air ke sejumlah kelurahan yang selama ini mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air bersih.

Selain pembangunan jaringan, PDAM Makassar juga telah melakukan rapat dengar pendapat (RDP) bersama DPRD Kota Makassar yang turut menghadirkan perusahaan pengelola IPA Panaikang, PT Traya Tirta Makassar.

Dalam pertemuan tersebut, perusahaan diminta mempercepat pemasangan pompa untuk mendukung distribusi air ke wilayah utara dan kawasan Kerung-Kerung di Kecamatan Makassar.

“Kami sudah melakukan RDP dengan DPRD dan memanggil PT Traya untuk mempercepat pemasangan pompa di IPA Panaikang. Tujuannya untuk memperkuat suplai air ke wilayah utara dan Kerung-Kerung. Insya Allah, dengan percepatan ini, pada akhir Juni kami dapat meminimalisasi keluhan pelanggan terkait krisis air bersih,” katanya.

Fokus pada Solusi Jangka Pendek

Andi Syahrum menegaskan jajaran direksi saat ini lebih memprioritaskan penyelesaian persoalan pelayanan yang dirasakan langsung masyarakat dibandingkan program jangka panjang.

Menurutnya, sebagai pelaksana tugas, fokus utama yang dilakukan adalah memastikan pelayanan air bersih dapat berjalan lebih baik dalam waktu dekat.

“Kami tidak berbicara dulu soal target jangka panjang. Yang paling penting saat ini adalah bagaimana kebutuhan masyarakat bisa segera terpenuhi. Mudah-mudahan pada akhir Juni dua langkah percepatan yang sedang kami lakukan ini bisa berjalan beriringan dan mengurangi keluhan warga terkait krisis air bersih,” tegasnya.

Ia menjelaskan, gangguan distribusi air yang terjadi di kawasan Leko Pancing disebabkan menurunnya debit air yang masuk ke dalam sistem distribusi kota.

Untuk mengatasinya, PDAM melakukan suplai tambahan dari wilayah Macini Sombala agar dapat membantu distribusi ke kawasan utara.

“Keluhan yang terjadi di Leko Pancing disebabkan debit air ke kota menurun. Karena itu kami melakukan suplai tambahan dari IPA Maccini Sombala agar distribusi ke wilayah utara dapat terbantu. Khusus untuk kawasan Kerung-Kerung nantinya akan diperkuat melalui pompa yang beroperasi di IPA Panaikang,” jelasnya.

Perbaikan Pipa Bocor Ditangani Tim Siaga 24 Jam
Terkait kebocoran pipa berdiameter besar yang sempat terjadi di kawasan Perintis Kemerdekaan, Andi Syahrum menyebut perbaikan berhasil diselesaikan dalam waktu kurang dari 24 jam.

Meski demikian, ia mengaku belum memprioritaskan program peremajaan pipa secara menyeluruh dan lebih fokus memastikan jaringan yang ada tetap berfungsi optimal.

“Alhamdulillah, pipa yang bocor itu bisa disambung kembali dalam waktu 1 x 24 jam. Saat ini kami terus mengupayakan agar distribusi air kembali normal. Fokus kami sekarang adalah memastikan jaringan yang ada dapat berfungsi dengan baik dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan,” ujarnya.

Ia menambahkan, PDAM Makassar memiliki tim teknik yang siaga selama 24 jam untuk menangani berbagai gangguan di lapangan, termasuk kebocoran pipa dan gangguan distribusi air.

“Ada tim lapangan dan tim teknik yang bekerja selama 24 jam. Mereka bekerja luar biasa di lapangan untuk memastikan gangguan bisa segera ditangani. Semua pekerjaan itu dilakukan oleh personel PDAM sendiri, bukan pihak ketiga,” katanya.

Imbau Pelanggan Hemat Air dan Aktif Melapor
Pada kesempatan itu, Andi Syahrum juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan yang masih mengalami gangguan layanan akibat berbagai pekerjaan perbaikan yang sedang berlangsung.

“Kami mohon maaf apabila kenyamanan pelanggan terganggu akibat perbaikan-perbaikan yang sedang kami lakukan, termasuk penanganan pipa bocor dan gangguan distribusi air. Insyaallah kami terus bekerja agar kebutuhan air bersih masyarakat, khususnya pelanggan PDAM, dapat terpenuhi dengan baik,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak dan segera melaporkan setiap gangguan layanan yang ditemukan di lapangan.

“Kami berharap pelanggan menggunakan air secara hemat dan segera melaporkan apabila ada kendala layanan. Mohon sertakan nomor telepon, lokasi, serta jenis permasalahan yang dialami agar tim kami bisa segera melakukan tindak lanjut dan memberikan solusi,” tutup Andi Syahrum.

Berita Terkait
Baca Juga