0%
logo header
Rabu, 21 Oktober 2026 17:46

Pameran “Satu Gedung Banyak Cerita” Padukan Sejarah dan Musik di Museum Makassar

Pameran “Satu Gedung Banyak Cerita” Padukan Sejarah dan Musik di Museum Makassar

Pameran “Satu Gedung Banyak Cerita” Padukan Sejarah dan Musik di Museum Makassar

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Dinas Kebudayaan (Disbud) Makassar menghadirkan pengalaman berbeda dalam menikmati museum kota.

banner pdam

Lewat kegiatan bertajuk “Satu Gedung Banyak Cerita”, yang memadukan pameran sejarah dengan pertunjukan musik orkestra dari Crescendo String di Museum Kota, Selasa (20/10).

iklan pemprov sulsel

Kegiatan yang dikemas dalam bentuk Pameran Temporer Museum Kota Makassar Tahun 2026 ini menjadi salah satu upaya menghadirkan museum sebagai ruang publik yang lebih hidup, kreatif, edukatif, dan terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga : Pemilahan Sampah Diperkuat, 24 BSU di Kecamatan Wajo Jadi Garda Depan Sebelum Sampah ke TPA

Mengusung konsep perpaduan sejarah, seni, dan musik, kegiatan ini memberikan pengalaman baru bagi pengunjung untuk menikmati kekayaan warisan budaya dalam suasana yang berbeda.

Penampilan Crescendo String menjadi daya tarik khusus dalam rangkaian kegiatan tersebut. Alunan musik instrumen gesek dihadirkan untuk membangun suasana artistik sekaligus memperkuat pengalaman pengunjung dalam menikmati ruang-ruang bersejarah Museum Kota Makassar.

Kepala Disbud Makassar, Andi Patiware, menekankan pentingnya pengembangan museum agar tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan dan penyajian koleksi sejarah, tetapi juga menjadi ruang interaksi dan apresiasi seni budaya.

Baca Juga : Disbud Makassar Kenalkan Sejarah dan Budaya kepada Anak Panti Lewat Kunjungan Museum

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan museum dengan pendekatan yang lebih menarik. Museum bukan hanya tempat melihat benda-benda bersejarah, tetapi juga ruang untuk merasakan, menikmati, dan memahami perjalanan kebudayaan melalui berbagai bentuk ekspresi seni,” ujar Andi Patiware, Rabu (21/10).

Menurut mantan Camat Ujung Pandang ini, perpaduan antara pameran sejarah dan pertunjukan musik merupakan bagian dari upaya memperluas fungsi museum sebagai ruang edukasi sekaligus destinasi wisata budaya yang memiliki daya tarik bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

“Kami ingin mengubah cara pandang masyarakat terhadap museum. Museum harus menjadi tempat yang menyenangkan untuk dikunjungi, tempat bertemunya sejarah, kreativitas, dan berbagai gagasan baru,” paparnya.

Baca Juga : Sekda Makassar Jadi Narasumber PKP Kemendagri: Urai Manajemen Mutu Birokrasi

Kegiatan ini juga, kata Ware–sapaan akrabnya–mencerminkan semangat kolaborasi dalam pengembangan ekosistem kebudayaan di Kota Makassar, dengan membuka ruang bagi komunitas seni dan pelaku kreatif untuk berpartisipasi dalam aktivitas museum.

Melalui program-program yang inovatif, Dinas Kebudayaan Kota Makassar terus mendorong peningkatan kunjungan museum sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian sejarah dan warisan budaya daerah.

Pameran Temporer “Satu Gedung Banyak Cerita” terbuka untuk masyarakat dan dapat dinikmati secara gratis, sehingga memberikan kesempatan yang lebih luas bagi publik untuk mengenal Museum Kota Makassar.

Baca Juga : BRIDA Makassar Dorong Penguatan Regulasi Layanan Kesehatan Mental Digital

“Satu gedung menyimpan banyak cerita. Melalui sejarah kita mengenal masa lalu, melalui seni kita merasakan keindahan, dan melalui musik kita menghidupkan kembali suasana yang penuh makna,” jelasnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Dinas Kebudayaan Kota Makassar dalam mewujudkan museum yang inklusif, dinamis, dan relevan dengan perkembangan zaman, sejalan dengan semangat “Makassar Mulia, Makassar Berbudaya.”. (*)