Klinik Biddokes Panaikang Polda Sulsel Hadirkan Inovasi Tanaman Obat Keluarga

Klinik Biddokes Panaikang Polda Sulsel Hadirkan Inovasi Tanaman Obat Keluarga

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) terus memperkuat pelayanan kepada masyarakat, tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga di bidang kesehatan.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah menghadirkan inovasi pelayanan kesehatan berbasis herbal melalui pengembangan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Klinik Biddokkes Panaikang.

Kabiddokkes Polda Sulsel Kombes Pol Muhammad Haris bersama Kepala Cabang BPJS Kesehatan Aras telah menghadiri acara penandatanganan Maklumat Pelayanan Klinik Biddokkes Panaikang, Jumat, (1/8) lalu.

Keduanya juga terlibat langsung dalam proses penanaman kembali di Taman TOGA sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu layanan di klinik tersebut.

Klinik yang dipimpin oleh Iptu drg. Fuad Aslim ini juga menyelenggarakan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) bagi pesertanya, khususnya penderita hipertensi dan diabetes melitus.

Melalui program Prolanis, peserta dapat mengikuti berbagai kegiatan seperti senam rutin setiap minggu, penyuluhan kesehatan, serta pemberian obat secara berkala.

Tak hanya itu, Klinik Biddokkes Panaikang juga terus berinovasi untuk memberikan pelayanan yang optimal kepada para peserta.

Salah satu pendekatan baru yang dikembangkan adalah pemanfaatan ramuan kesehatan tradisional melalui produksi Tanaman Obat Keluarga (TOGA) secara mandiri, yang berfungsi sebagai terapi suportif bagi peserta Prolanis.

Ke depan, hasil tanaman obat ini akan diolah menjadi minuman kesehatan, seperti olahan jahe yang dikenal berkhasiat membantu mengontrol tekanan darah.

Ramuan tradisional tersebut dinilai cocok bagi pasien Prolanis dengan hipertensi, sehingga diharapkan dapat menjadi terapi pendukung untuk meningkatkan derajat kesehatan mereka.

Klinik Biddokkes Panaikang merupakan etalase layanan kedokteran dan kesehatan Polda Sulsel dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi anggota Polri, PNS, dan keluarganya.

Klinik ini juga terbuka untuk masyarakat umum. Lokasinya yang strategis di tengah permukiman warga memudahkan akses bagi masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan.

Sebagai FKTP, klinik ini telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, membuka peluang lebih luas bagi masyarakat untuk memanfaatkan layanan kesehatannya.

Jumlah peserta yang tinggi akan berdampak pada peningkatan kapitasi, yang selanjutnya digunakan untuk memperbaiki mutu pelayanan klinik.

Berita Terkait
Baca Juga