0%
logo header
Selasa, 09 Juni 2026 21:46

DPPKB Makassar dan UNM Perkuat Kolaborasi Pembangunan Keluarga Inklusif

DPPKB Makassar dan UNM Perkuat Kolaborasi Pembangunan Keluarga Inklusif

Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar memperkuat sinergi dengan dunia akademik melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Makassar (UNM) dalam program Mitra Lembaga Proyek Kemanusiaan.

MAKASSAR, KATABERITA.CO — Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar memperkuat sinergi dengan dunia akademik melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Makassar (UNM) dalam program Mitra Lembaga Proyek Kemanusiaan.

banner pdam

Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis untuk mengembangkan kolaborasi dalam bidang kemanusiaan, pemberdayaan masyarakat, serta pembangunan keluarga yang inklusif dan berkelanjutan.

Kepala DPPKB Kota Makassar, Irwan Bangsawan, mengatakan keterlibatan perguruan tinggi penting untuk memperkuat program pemerintah melalui dukungan pengetahuan, riset, inovasi, dan sumber daya akademik.

Baca Juga : DPPKB Makassar Perkuat Sinergi dan Akuntabilitas Program Kependudukan 2026

“Kolaborasi dengan dunia akademik sangat penting. Pemerintah memiliki program dan kebutuhan di lapangan, sementara perguruan tinggi memiliki pengetahuan, kajian, dan inovasi yang dapat kita sinergikan untuk memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” ujar Irwan.

Menurutnya, pembangunan keluarga harus dilakukan dengan pendekatan yang inklusif agar seluruh kelompok masyarakat, termasuk penyandang disabilitas dan keluarga yang membutuhkan pendampingan khusus, memperoleh kesempatan yang setara untuk berkembang.

Irwan menambahkan, kerja sama tersebut diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan MoU, tetapi diwujudkan melalui program dan kegiatan yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

Baca Juga : Harganas ke-33, DPPKB Makassar Pastikan Layanan KB Jangkau Wilayah Kepulauan

“Kita berharap kerja sama ini melahirkan kegiatan nyata, terutama dalam pemberdayaan masyarakat dan penguatan keluarga. Prinsipnya, setiap program harus memberikan manfaat dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” katanya.

Ia menilai kolaborasi pemerintah dan perguruan tinggi juga dapat membuka ruang bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam pengabdian kepada masyarakat sekaligus memahami persoalan sosial yang dihadapi keluarga di lapangan.

“Ini bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Kita ingin pengetahuan akademik dapat hadir dan memberi solusi terhadap persoalan masyarakat,” pungkas Irwan.