Direksi dan Dewas BUMD Makassar Resmi Dilantik, Siap Emban Tugas Baru

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin melantik jajaran dewan direksi dan dewan pengawas Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Makassar.
Dihadiri Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, pelantikan berlangsung di Ruang Sipakatau Balai Kota, Selasa (7/10).
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Munafri secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Direksi dan Dewan Pengawas BUMD.
Masing-masing Dewas PDAM yang diketuai Andi Zulkifly Nanda dengan anggota Andi Syahrum, Andi Taufiq Aris, dan Wirda Fauzah.
Direksi PD Parkir Makassar Raya yaitu Adi Rasyid Ali (Direktur Utama),nAndi Ryan Adriyanto (Direktur Operasional), Sahruddin Said (Direktur Umum), dan Syafri Hafid (Direktur Keuangan).
Untuk Dewas PD Parkir diketuai Andi Asminullah dengan anggota Affandy Ibrahim, Amir Hamzah Karim, dan Muharram Madjid.
Direksi PD Pasar Makassar Raya yaitu Ali Gauli Arief (Direktur Utama), Aimansyah (Direktur Keuangan), Irfan Darmawan (Direktur Umum), dan Rusli Patara (Direktur Operasional).
Dewas PD Pasar Makassar Raya diketuai Evy Aprialti, dan beranggotakan Amriana, Aris R Pongpalilu, Samsul Raga.
Direksi PD Terminal Makassar Metro yaitu Elber Makbul Amin (Direktru Utama), Lisdayanty Sabri, (Direktur Umum), M Syachrul Maulana (Direktur Operasional).
Dewas PD Terminal Makassar Metro diketuai Muhammad Rheza dengan anggota Muhammad Irwan Tamsul dan Wawan Purnawan.
Pelantikan ini menandai dimulainya babak baru bagi pengelolaan BUMD agar lebih profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Dalam sambutannya, Wali Kota Munafri menyampaikan rasa bangga sekaligus pesan tegas kepada para pejabat yang baru dilantik.
Ia menegaskan bahwa jabatan yang diemban bukan sekadar posisi formal, melainkan bentuk pengabdian dan tanggung jawab moral kepada masyarakat Makassar.
“Ini adalah langkah awal pengabdian kita terhadap pembangunan Kota Makassar melalui jalur yang telah kita pilih,” ujar Munafri.
Ia juga menekankan pentingnya integritas dan disiplin dalam menjalankan fungsi masing-masing jabatan.
Munafri mengingatkan agar direksi dan dewas bekerja sesuai dengan batas kewenangan dan tidak saling tumpang tindih.
Menurutnya, direksi bertugas menjalankan operasional dan mengambil keputusan strategis, sementara dewas berfungsi sebagai pengarah dan pengendali agar perusahaan berjalan sesuai rambu-rambu yang telah ditetapkan.
Selain menyoroti aspek manajerial, Munafri juga menyinggung pentingnya menjaga keharmonisan dan etika dalam keluarga bagi pejabat yang dilantik.
Ia juga menggarisbawahi bahwa pemerintah kota akan melakukan evaluasi rutin setiap bulan terhadap seluruh BUMD untuk memantau progres kinerja dan memastikan semua berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP).
Ia meminta agar setiap persoalan di lapangan, mulai dari PD Parkir, PD Pasar, hingga PD Terminal, segera diselesaikan secara kolaboratif bersama pemerintah kota.
“Ke depan, tantangan akan semakin besar. Tidak ada perusahaan daerah yang boleh berjalan sendiri. Semua harus seirama dengan program Pemerintah Kota Makassar. Kita harus kompak, satu visi, dan satu langkah,” tegas Munafri.
“Saya yakin, setelah proses panjang ini, kita akan menutupnya dengan happy ending yang baik, dengan hasil kerja nyata untuk masyarakat,” lanjutanya.
Munafri menyebutkan hanya melantik direksi dan dewas dari tiga BUMD. Sementara PDAM hanya melantik dewas dan BPR masih menunggu pengisian jajaran direksi yang akan diumumkan kemudian.