0%
logo header
Selasa, 29 September 2026 17:35

Botol Plastik Kini Bisa Jadi Uang Elektronik, DLH Makassar Sebut Warga Makassar Bisa Kumpulkan Poin

Screenshot
Screenshot

Melalui fasilitas Reverse Vending Machine (RVM), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar mengajak masyarakat memanfaatkan botol plastik bekas untuk memperoleh poin yang dapat ditukarkan menjadi uang elektronik (e-money).

banner pdam

MAKASSAR, KATABERITA.CO — Botol plastik bekas kini tidak hanya menjadi limbah rumah tangga, tetapi juga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Kota Makassar.

iklan pemprov sulsel

Melalui fasilitas Reverse Vending Machine (RVM), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar mengajak masyarakat memanfaatkan botol plastik bekas untuk memperoleh poin yang dapat ditukarkan menjadi uang elektronik (e-money).

Baca Juga : Dorong Pengurangan Sampah Plastik, DLH Hadirkan Mesin Penukaran Botol Berbasis Digital

“Fasilitas tersebut menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memperoleh manfaat dari sampah plastik yang dikumpulkan,” Ucap Helmi Budiman, Kadis DLH, Selasa (29/9/2026).

Proses penukarannya pun dirancang sederhana dengan memanfaatkan aplikasi MallSampah sebagai sarana pencatatan dan pengajuan poin.

Masyarakat terlebih dahulu memastikan botol plastik dalam keadaan kosong sebelum memasukkannya ke lubang yang tersedia pada mesin RVM.

Baca Juga : DLH Makassar Perluas Edukasi Pilah Sampah hingga ke Lingkungan Rumah Sakit

Setelah itu, pengguna dapat membuka fitur “MS Box” pada aplikasi MallSampah dan memindai kode batang (barcode) yang terdapat pada mesin.

Selanjutnya, pengguna memilih menu “Request Your Points” untuk mengajukan penukaran. Poin yang diperoleh melalui proses tersebut dapat dikonversi menjadi uang elektronik sesuai mekanisme yang berlaku pada aplikasi.

Dengan sistem ini, masyarakat tidak hanya diajak membuang sampah pada tempatnya, tetapi juga didorong untuk memilah dan mengumpulkan botol plastik agar dapat dimanfaatkan kembali.

Baca Juga : Perkuat Layanan Persampahan, DLH Makassar Salurkan 18 Unit Sarana ke 13 Kelurahan

Saat ini, masyarakat dapat mengakses fasilitas RVM di tiga titik, yaitu Kantor Balai Kota Makassar, Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, dan Makassar Creative Hub Nusantara.

Kehadiran fasilitas tersebut sekaligus menjadi sarana edukasi mengenai pentingnya ekonomi sirkular, yakni pendekatan yang mendorong pemanfaatan kembali material agar tidak langsung berakhir sebagai limbah.

Melalui gerakan penukaran botol plastik ini, DLH Makassar berharap semakin banyak masyarakat yang menyadari bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana, termasuk mengumpulkan botol minuman bekas.

Baca Juga : Sampah Bisa Ditabung, DLH Makassar Kenalkan Bank Sampah kepada Pelajar SMPN 45

Partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun budaya pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab serta mendukung upaya mewujudkan Makassar yang bersih dan berkelanjutan. (*)