0%
logo header
Jumat, 02 Oktober 2026 07:33

Belanja Pegawai Turun, Fraksi Mulia Apresiasi Pemkot Makassar Fokuskan Perubahan APBD 2026 pada Pelayanan Publik

Belanja Pegawai Turun, Fraksi Mulia Apresiasi Pemkot Makassar Fokuskan Perubahan APBD 2026 pada Pelayanan Publik

Fraksi Mulia DPRD Kota Makassar mengapresiasi kebijakan pemerintah kota dalam Perubahan APBD 2026 yang dinilai semakin berorientasi pada pelayanan publik dan program kerakyatan.

MAKASSAR, KATABERITA – Fraksi Mulia DPRD Kota Makassar mengapresiasi kebijakan pemerintah kota dalam Perubahan APBD 2026 yang dinilai semakin berorientasi pada pelayanan publik dan program kerakyatan.

banner pdam

Hal itu dikarenakan kenaikan belanja operasi sekitar Rp146 miliar atau 3,49 persen tidak didominasi oleh belanja pegawai melainkan fokus pada belanja barang dan jasa untuk pelayanan publik.

iklan pemprov sulsel

“Justru turun Rp90 miliar lebih atau 4,76 persen (belanja pegawai),” kata Juru Bicara Fraksi Mulia Tri Sulkarnain Ahmad, dalam Pemandangan Akhir Fraksi terhadap Ranperda APBD Perubahan 2026, Rabu (30/9).

Baca Juga : Pemandangan Akhir Fraksi Ranperda APBD-P 2026, Golkar Beri Catatan Soal PAD Hingga Percepatan Tender Dini 2027

Fraksi Mulia menyambut baik komitmen pemerintah kota dalam menghadirkan program-program kerakyatan pada Perubahan APBD 2026.

Seperti, penambahan penerimaan manfaat jaminan perlindungan pekerja rentan dan PBI jaminan kesehatan; perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Layanan kesehatan pulau berupa pete-pete laut, ambulance laut, dan pemeriksaan dengan menghadirkan dokter spesialis secara berkala.

Baca Juga : Fraksi PKS DPRD Kota Makassar Minta Tambahan Anggaran Drainase dan Air Bersih Tepat Sasaran

Penguatan tata kelola persampahan dan penanganan TPA Tamangapa; serta penguatan program pemberdayaan UMKM.

“Meskipun belanja modal secara agregat turun 5,68 persen, Fraksi Mulia mendukung langkah Pemkot Makassar yang tetap menaikkan anggaran infrastruktur vital,” tutupnya.