Wawali Aliyah Mustika Ilham Apresiasi Kontribusi Nyata FPSM di Bidang Sosial

Wawali Aliyah Mustika Ilham Apresiasi Kontribusi Nyata FPSM di Bidang Sosial

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) pertama Forum Pekerja Sosial Masyarakat (FPSM) Kota Makassar yang digelar di Sentra Pendidikan Wirajaya Kementerian Sosial, Jalan AP Pettarani, Selasa (5/8).

Dalam sambutannya, Aliyah Mustika Ilham mengapresiasi seluruh anggota FPSM atas dedikasi dan kontribusinya dalam memberikan pelayanan sosial kepada masyarakat.

Menurutnya, Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) merupakan pilar penting dalam membangun solidaritas, empati, dan keadilan sosial.

“Momentum ini menjadi refleksi dan energi baru dalam memperkuat peran sosial di tengah masyarakat,” ujar Aliyah Mustika Ilham.

Ia pun menekankan pentingnya membangun sinergi dan solidaritas antara FPSM dan Pemkot Makassar dalam memperluas jangkauan pelayanan sosial.

Sinergitas ini diharapkan mampu menghadirkan pendampingan yang lebih menyeluruh, mulai dari pengurusan administrasi kependudukan seperti KTP dan KIS, hingga penanganan korban bencana.

“FPSM telah menunjukkan potensi besar sebagai wadah kolaborasi sosial yang berdampak. Saya berharap organisasi ini terus memperkuat semangat kesetiakawanan sosial dan Pemkot Makassar siap mensupport,” tambahnya.

Termasuk juga menggagas pentingnya perlindungan sosial bagi para anggota FPSM melalui kepesertaan dalam program BPJS Ketenagakerjaan.

Pekerja sosial perlu mendapat jaminan keselamatan dan kesejahteraan atas dedikasi mereka dalam membantu masyarakat.

Ia pun mengusulkan agar setiap kecamatan dapat membantu untuk iuran peserta, demi menjamin keselamatan dan kesejahteraan PSM dalam menjalankan tugas di lapangan.

“Iurannya hanya sekitar Rp16.800 per bulan. Jika dikalikan tiga orang per kelurahan, angkanya tak besar, namun dampaknya sangat berarti. Ini bisa menanggung jaminan kecelakaan kerja dan kematian,” jelasnya.

Aliyah juga meminta dukungan dari jajaran pemerintah kecamatan untuk ikut berkontribusi aktif dalam upaya ini, sekaligus menegaskan komitmen Pemkot Makassar dalam mendukung pekerja sosial sebagai mitra pembangunan sosial.

Dalam acara yang mengusung tema ‘Tiada Hari Tanpa Pengabdian, Bangga Jadi Pekerja Sosial Masyarakat’, Aliyah turut memberikan penghargaan kepada enam kecamatan yang dinilai memiliki dedikasi tinggi dalam mendukung kegiatan FPSM di wilayah masing-masing.

Masing-masing adalah Kecamatan Mariso, Manggala, Tamalate, Panakkukang, Biringkanaya, dan Makassar.

Penghargaan ini juga diharapkan sebagai motivasi bagi kecamatan lainnya agar terus meningkatkan peran serta dalam penguatan kerja sosial di akar rumput.

“Penghargaan ini adalah bentuk apresiasi. Semoga enam kecamatan ini menjadi inspirasi bagi yang lain, bahkan bisa menjadi percontohan di tingkat nasional,” tuturnya.

Menutup sambutannya, ia menyampaikan kekagumannya terhadap semangat dan keikhlasan para pekerja sosial.

Aliyah menegaskan bahwa pemerintah kota akan terus hadir mendukung forum ini agar menjadi garda terdepan dalam pengabdian sosial.

“Mari kita bangun Kota Makassar yang inklusif, berkeadilan, dan berdaya saing, dimulai dari komitmen sosial yang kuat dan kerja nyata di lapangan,” tutup Aliyah.

Berita Terkait
Baca Juga