Tindaklanjuti Aduan Warga, Pemkot Makassar Bersihkan Kanal Karuwisi–Pettarani

Tindaklanjuti Aduan Warga, Pemkot Makassar Bersihkan Kanal Karuwisi–Pettarani

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Pemerintah Kota Makassar bergerak cepat merespons aduan masyarakat terkait penumpukan sampah di aliran kanal Karuwisi–Pettarani, Kecamatan Panakkukang, Senin (13/4).

Penanganan dilakukan secara lintas sektor sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mencegah potensi bencana, khususnya banjir.

Berdasarkan hasil penelusuran di lapangan, penumpukan sampah dipicu terbukanya salah satu saluran kanal, sehingga sampah dari wilayah Bara-baraya Timur dan Bara-baraya Selatan terbawa arus menuju kawasan Karuwisi hingga Tamamaung.

Atas arahan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, pihak Kecamatan Panakkukang bersama kelurahan, RT/RW, serta tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar langsung turun ke lokasi melakukan pembersihan.

Dengan dukungan empat unit perahu pengangkut sampah, proses pembersihan dilakukan secara intensif dan terkoordinasi.

Hasilnya, dalam waktu kurang lebih satu jam, tumpukan sampah berhasil diangkat dan aliran air kembali lancar.

Kepala Pelaksana BPBD Makassar, Muhammad Fadli Tahar, mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Malam ini kami turun ke Panakkukang setelah adanya laporan penumpukan sampah. Ini bagian dari pencegahan kebencanaan. Kami langsung berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan menurunkan tim ke lapangan,” ujarnya.

Dalam operasi tersebut, BPBD Makassar mengerahkan sekitar 30 personel untuk mempercepat proses pembersihan.

Fadli menegaskan, langkah cepat ini penting sebagai bentuk mitigasi bencana sekaligus memicu keterlibatan berbagai pihak dalam penanganan sampah.

“Kita kerja tim, mulai dari yang bisa diangkat hingga seluruh tumpukan sampah dapat dibersihkan,” katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih disiplin dalam membuang sampah pada tempatnya, mengingat sampah di aliran air berpotensi memicu banjir.

“Kami berharap masyarakat lebih peduli. Jika dibiarkan, kondisi seperti ini bisa menimbulkan bencana. Kita harus bersama-sama menjaga lingkungan,” imbuhnya.

BPBD Makassar, lanjut Fadli, akan terus siaga dalam menangani kondisi serupa, termasuk melalui dukungan armada perairan untuk menjangkau titik-titik kanal dan sungai di Kota Makassar.

“BPBD siap turun kapan pun dibutuhkan. Ini bagian dari kesiapsiagaan kami dalam mendukung penanganan di lapangan,” tutupnya. (*)

Berita Terkait
Baca Juga