Tim Sar Gabungan Berhasil Temukan Korban Terakhir Tanah Longsor di Gowa

GOWA, KATABERITA.CO – Tim Sar Gabungan berhasil menemukan Dg Lewa (50) korban terakhir tanah longsor di Desa Lonjoboko, Kecamatan Parangloe, Gowa, Senin (26/12) sore.
Pria paruh baya ini menjadi korban tanah longsor ketika rumahnya ikut tertimbun pada Sabtu (24/12) dini hari.
Ia ditemukan meninggal dunia tidak jauh dari posisi rumahnya sekitar pukul 16.22 Wita.
Tim Sar Gabungan berhasil mengevakuasi korban setelah melakukan pencarian selama tiga hari menggunakan alat berat ekskavator untuk memindahkan material longsoran.
Setelah berjibaku membersihkan lumpur, tanah, dan puing bangunan, korban akhirnya ditemukan dan langsung dievakuasi ke rumah keluarga untuk disemayamkan.
Kepala Kantor Basarnas Sulsel, Djunaidi mengatakan penemuan korban berhasil berkat kerja sama seluruh unsur dalam Tim Sar Gabungan.
Juga berkat dukungan alat berat yang digunakan untuk memindahkan material longsor yang menimbun di lokasi rumah korban.
“Terima kasih kepada Tim Sar Gabungan yang terlibat dalam pencarian selama tiga hari ini sehingga seluruh korban berhasil ditemukan,” kata Djunaidi.
Ia juga mengucapkan belasungkawa kepada keluarga korban.
“Kita sama-sama berdoa semoga amal ibadah seluruh korban diterima disisi-Nya” ujarnya.
Menanggapi bencana alam tanah longsor yang kembali terjadi, Djunaidi berharap warga yang berada di sekitar lokasi rawan longsor untuk selalu waspada.
Utamanya jika terjadi kondisi cuaca ekstrem dengan curah hujan berintensitas tinggi. Sebab kondisi tanah yang labil bisa mengakibatkan kembali terjadinya longsor.
Sebelumnya, pada November juga terjadi bencana alam tanah longsor di Desa Lonjoboko, Parangloe, Gowa. Saat itu ada tujuh orang menjadi korban karena tertimbun material longsor.