Tiga Ribu Data Peserta JKN-KIS di Kota Makassar Bersoal

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, Siruaya Utamawa menyebut ada tiga ribu peserta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN-KIS) di Kota Makassar yang datanya bersoal.
Nomor Induk Kependudukan (NIK) peserta JKN-KIS tidak sinkron dengan database yang ada di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Makassar.
“Artinya NIK itu belum bisa dideteksi, untuk itu perlu kerjasama yang baik agar saudara-saudara kita ini, bisa terdeteksi sehingga bila mereka membutuhkan pelayanan kesehatan masyarakat dapat terlayani,” kata Siruaya.
Dia mengatakan data peserta yang bersoal harus melakukan registrasi ulang di Disdukcapil Makassar agar bisa valid. Dengan harapan mereka bisa terlayani dengan baik jika butuh pengobatan melalui program JKN.
“Tidak ada di database Dukcapil, artinya bapak ibu harus meregistrasi ulang,’ ujar dia.
Siruaya juga mengharapkan kesadaran masyarakat. Termasuk kerjasama instansi terkait, seperti Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Kesehatan (Dinkes), dan Disdukcapil.