Sulsel Bakal Hidupkan Sekolah Unggulan, Andi Sudirman: Pendidikan Kunci Masa Depan

Sulsel Bakal Hidupkan Sekolah Unggulan, Andi Sudirman: Pendidikan Kunci Masa Depan

MAKASSAR, KATABERITA.CO  – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) berkomitmen mengembalikan konsep sekolah unggulan sebagai bagian dari strategi peningkatan mutu pendidikan.

Hal ini ditegaskan oleh Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, Minggu (4/5/2025).

“Ini bagian dari arahan Presiden dan astacita pembangunan nasional. Sekolah unggulan akan kita kembangkan kembali, termasuk untuk jenjang SMA. Bahkan sekolah rakyat pun sudah mulai tumbuh di Sulsel,” ujar Sudirman.

Lebih dari sekadar infrastruktur, Sudirman menyebut kualitas pengajaran akan menjadi fokus utama.

Ia menyampaikan rencana penerapan sistem hybrid learning yang memungkinkan kolaborasi antar-guru dan pelibatan tenaga ahli, termasuk alumni LPDP dan akademisi berpengalaman.

“Kita ingin ada semacam pengajaran lintas kompetensi. Para guru bisa berbagi ilmu dan metodologi mengajar, agar transfer pengetahuan bisa berjalan maksimal,” jelasnya.

Rencana besar ini mendapat dukungan penuh dari Dinas Pendidikan Sulsel. Kepala Dinas Pendidikan, Iqbal Najamuddin, menyatakan bahwa pihaknya telah menyampaikan rencana pengembalian sekolah unggulan ke Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP).

“Nantinya, sistem penerimaan siswa akan berbasis prestasi, bukan hanya domisili. Itu sudah sesuai dengan arah kebijakan SPMB nasional,” kata Iqbal.

Ia menjelaskan bahwa seleksi masuk akan dirancang ketat, terutama bagi sekolah berasrama (boarding school). Nilai rapor tetap jadi pertimbangan, namun bobot tes potensi akademik juga akan diberlakukan guna memastikan kualitas calon siswa.

“Sekolah unggulan ini bukan hanya melahirkan anak-anak berprestasi, tapi juga menjadi pusat pengembangan akademik di bidang seperti sains, matematika, bahasa Inggris, dan lainnya,” ungkapnya.

Dengan langkah ini, Pemprov Sulsel berharap dapat mencetak generasi unggul dan kompetitif di tingkat nasional maupun internasional. Kebijakan ini juga menjadi bagian dari strategi besar Pemprov untuk menyelaraskan sistem pendidikan lokal dengan kebutuhan masa depan bangsa. (Jie_e)

Berita Terkait
Baca Juga