Sampaikan Apresiasi Masyarakat Pesisir dan Kepulauan ke MPR-RI, Munafri Usul Pembangunan Sekolah Rakyat di Pulau

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyampaikan aspirasi masyarakat pesisir dan kepulauan kepada Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno saat kunjungan kerja di Makassar, Kamis (28/8).
Dalam pertemuannya dengan Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno di Balai Kota Makassar, Munafri menegaskan komitmennya dalam memperjuangkan kebutuhan dasar masyarakat pulau.
Khususnya terkait ketersediaan listrik, pembangunan dermaga, hingga akses pendidikan yang layak.
Aspirasi masyarakat pesisir dan kepulauan ini penting menjadi perhatian bersama.
Munafri menilai pasokan listrik PLN di pulau-pulau belum maksimal, sementara keberadaan dermaga sangat dibutuhkan untuk menunjang mobilitas warga dan aktivitas perekonomian.
Ia menambahkan pembangunan sekolah rakyat di wilayah kepulauan juga dapat menjadi solusi untuk mencegah anak-anak putus sekolah.
Menurutnya, rencana pembangunan sekolah rakyat di kawasan perkotaan cukup sulit karena keterbatasan lahan.
Oleh karena itu, ia mengusulkan agar sekolah rakyat didirikan di salah satu pulau di Kota Makassar.
“Kami ingin ada satu pulau dijadikan pusat pendidikan, mulai tingkat SD, SMP hingga SMA,” ujar Munafri, saat menerima rombongan MPR tersebut.
“Dengan begitu, anak-anak bisa berkumpul dan melanjutkan sekolah tanpa terhenti di tengah jalan. Hal ini tentu perlu ditunjang dengan jaringan listrik dan infrastruktur lain,” tambahnya.
Selain sektor pendidikan, ia juga menekankan perlunya perhatian pada layanan kesehatan dan insentif bagi tenaga pendidik maupun tenaga kesehatan yang bertugas di wilayah kepulauan, yang masuk kategori daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).
Saat ini, Kota Makassar memiliki delapan pulau berpenghuni dengan jumlah penduduk sekitar 12 ribu jiwa.
Kebutuhan energi masyarakat masih mengandalkan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD), yang sangat bergantung pada distribusi solar.
“Kalau pengiriman solar bermasalah, otomatis pasokan listrik juga terhenti. Ini kami terus mencari solusi agar PLN bisa memaksimalkan kebutuhan di Pulau,” jelasnya.