River Screening Machine Jadi Andalan DLH Makassar pada Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026

River Screening Machine Jadi Andalan DLH Makassar pada Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) akan memperkenalkan teknologi River Screening Machine dalam rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Mesin tersebut menjadi salah satu inovasi yang diharapkan mampu mendukung pengelolaan sampah, khususnya di aliran sungai dan kanal, sekaligus memperkuat upaya menuju target Makassar sebagai kota zero waste pada 2029.

Kepala DLH Kota Makassar, Helmy Budiman, mengatakan demonstrasi penggunaan River Screening Machine akan menjadi salah satu agenda utama pada kegiatan yang dipusatkan di Makassar Creative Hub (MCH), Jalan Nusantara, Sabtu (6/6) besok.

Menurut Helmy, teknologi tersebut berfungsi membantu proses pengumpulan dan pemilahan sampah yang berada di aliran sungai maupun kanal sehingga dapat mengurangi pencemaran lingkungan dan mendukung sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif.

“Di lokasi kegiatan nanti kami akan memperkenalkan River Screening Machine yang berfungsi membantu proses pengelolaan dan daur ulang sampah, khususnya yang berada di aliran sungai dan kanal,” ujar Helmy.

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Makassar diawali dengan aksi kerja bakti dan pawai lingkungan yang melibatkan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama seluruh jajaran Pemerintah Kota Makassar.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari gerakan nasional yang dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah.

Titik awal kegiatan akan dimulai dari Balai Kota Makassar dan melintasi sejumlah ruas jalan utama sebelum berakhir di kawasan MCH yang telah disiapkan sebagai pusat edukasi dan kampanye lingkungan.

Selain demonstrasi River Screening Machine, masyarakat juga akan diajak mengikuti berbagai kegiatan interaktif, seperti penimbangan sampah dan penukaran sampah dengan souvenir.

Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya memilah sampah sejak dari sumbernya.

Helmy menuturkan, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini tidak hanya berfokus pada kegiatan seremonial, tetapi juga mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah secara berkelanjutan.

“Kami ingin mengubah cara pandang masyarakat bahwa sampah bukan hanya masalah, tetapi juga sumber daya yang dapat dimanfaatkan apabila dikelola dengan baik,” katanya.

Kegiatan tersebut akan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari komunitas lingkungan, organisasi kepemudaan, pelajar hingga sejumlah stakeholder yang selama ini aktif mendukung program kebersihan dan pengelolaan lingkungan di Kota Makassar.

DLH Kota Makassar menargetkan sebanyak 200 hingga 300 peserta akan berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan tersebut.

Keterlibatan generasi muda juga menjadi fokus utama karena dinilai memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dalam membangun budaya peduli lingkungan.

Melalui peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pemerintah Kota Makassar berharap kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, serta mendukung target Makassar menuju kota zero waste pada tahun 2029. (*)

Berita Terkait
Baca Juga