Respons Cepat Dinsos Makassar Tangani Lansia Terlantar, Berhasil Dipulangkan ke Keluarga

MAKASSAR, KATABERITA.CO — Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar kembali menunjukkan respons cepat dalam menindaklanjuti laporan masyarakat yang disampaikan melalui media sosial.
Seorang perempuan lanjut usia (lansia) yang diduga terlantar di bawah kolong Flyover Jalan Urip Sumoharjo berhasil dipertemukan dengan keluarganya pada Minggu (28/6).
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kota Makassar, Muh. Zuhur, mengatakan pihaknya langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Setelah menerima laporan, saya bersama tim Dinsos langsung turun ke lapangan untuk memastikan kondisi lansia sekaligus memberikan perlindungan sosial sesuai prosedur yang berlaku,” ujarnya.
Dinsos melalui Bidang Rehabilitasi Sosial kemudian menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) Saribattang untuk melakukan penjangkauan, asesmen lapangan, serta penelusuran identitas dan keberadaan keluarga lansia tersebut.
Hasil asesmen dan penelusuran membuahkan hasil.
Tim berhasil menemukan pihak keluarga sehingga lansia tersebut dapat dipulangkan ke rumah keluarganya untuk mendapatkan perawatan dan pendampingan yang lebih layak.
“Selanjutnya, lansia tersebut kami pulangkan ke rumah keluarganya agar memperoleh perawatan dan pendampingan yang lebih baik,” kata Zuhur.
Selain memulangkan lansia tersebut, Dinsos juga memberikan edukasi kepada pihak keluarga agar lebih memperhatikan kondisi anggota keluarganya dan tidak membiarkannya kembali hidup di jalan.
Menurut Zuhur, keluarga memiliki peran penting dalam memberikan perlindungan kepada lansia, termasuk memenuhi kebutuhan dasar, memberikan pendampingan, serta menciptakan lingkungan yang aman dan layak.
Ia menegaskan Dinas Sosial Kota Makassar berkomitmen merespons setiap laporan masyarakat, baik yang disampaikan secara langsung maupun melalui media sosial.
“Setiap laporan akan kami tindak lanjuti melalui asesmen lapangan, pendampingan, penjangkauan, hingga mediasi dengan keluarga maupun instansi terkait sesuai kondisi yang ditemukan,” tegasnya.
Ia menjelaskan, seluruh proses penanganan dilakukan dengan pendekatan persuasif dan humanis agar warga rentan memperoleh perlindungan sosial secara optimal.
“Setiap aduan akan kami tindak lanjuti secara bertahap melalui asesmen lapangan, pendampingan, hingga mediasi bersama pihak terkait sehingga warga rentan mendapatkan perlindungan dan bantuan yang tepat,” tambahnya.
Melalui langkah tersebut, Dinas Sosial Kota Makassar berharap partisipasi masyarakat untuk melaporkan keberadaan warga yang membutuhkan perlindungan sosial terus meningkat.
“Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi bagian penting dalam memastikan setiap warga rentan, termasuk lansia terlantar, memperoleh penanganan yang cepat dan tepat,” tutup Zuhur.