Perkuat Literasi Ekonomi, BI Sulsel Gelar Pelatihan Wartawan di Bali

Perkuat Literasi Ekonomi, BI Sulsel Gelar Pelatihan Wartawan di Bali

BALI, KATABERITA.CO – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Selatan memperkuat literasi ekonomi wartawan melalui kegiatan Media Gathering dan Pelatihan Wartawan di Bali.

Diikuti 53 jurnalis dari berbagai platform media di Sulawesi Selatan, kegiatan pelatihan ini digelar di Bali, 27-28 Agustus 2026.

Deputi Kepala Divisi BI Sulsel, Lidyawatie Lamakampali, mengatakan media mempunyai peran strategis dalam menyampaikan kebijakan Bank Indonesia dan perkembangan ekonomi kepada masyarakat.

Tidak hanya menjadi mitra kerja BI, kata Lidya, media juga berperan sebagai garda terdepan dalam menjembatani informasi ekonomi dari lembaga kebanksentralan kepada publik.

“Lewat tulisan dan pemberitaan teman-teman, informasi ekonomi dapat sampai kepada masyarakat dengan bahasa yang menggugah dan mudah dipahami. Sinergi ini tentunya luar biasa dan harus selalu kita rawat dengan baik,” kata Lidya, Kamis (27/8).

Ia mengatakan pemberitaan media turut menentukan sejauh mana informasi atau isu ekonomi khususnya kebijakan Bank Indonesia dapat dipahami dengan mudah oleh masyarakat.

Karena itu, kemampuan wartawan atau jurnalis dalam mengolah isu ekonomi menjadi informasi yang sederhana dan mudah dicerna perlu terus ditingkatkan.

Makanya, lanjut Lidya, secara khusus Bank Indonesia mengundang narasumber dari kalangan ekonom dan akademisi untuk bersama-sama menyampaikan bagaimana kondisi makroekonomi terkini.

Yakni, Sunarsip, Chief Economist/Senior Economist, The Indonesia Economic Intelligence (IEI) yang membahas ‘Membaca Arah Perekonomian Indonesia di Tengah Ketidakpastian Global: Peran Media dalam Membangun Optimisme dan Literasi Ekonomi Masyarakat’.

Hery Trianto, Pimpinan Bisnis Indonesia dengan materi ‘Mengemas Informasi Makroprudensial Tetap Relevan’

Serta Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Selatan Rizki Ernadi Wimanda.

“Harapan utama kami dari kegiatan ini sederhana, yaitu semoga kompetensi dan wawasan ekonomi kita semua semakin bertambah, sehingga berita yang sampai kepada publik juga semakin berkualitas dan terpercaya,” tuturnya.

Lidyawatie menjelaskan, materi pelatihan tahun ini dikembangkan dengan menghadirkan dua perspektif untuk memperkaya wawasan peserta.

Perspektif pertama berasal dari kalangan ekonom yang memberikan pemahaman mengenai kondisi makroekonomi.

Materi tersebut diharapkan membantu wartawan membaca perkembangan ekonomi secara lebih tajam dan menyajikannya dalam pemberitaan secara komprehensif.

Selain itu, BI Sulsel menghadirkan praktisi komunikasi publik Heri untuk membekali wartawan mengenai strategi komunikasi publik.

Materi tersebut secara khusus membahas bagaimana mengolah isu kebanksentralan dan ekonomi yang cenderung kompleks menjadi sajian jurnalistik yang menarik dan mudah dipahami pembaca.

“Bagaimana isu-isu kebanksentralan dan ekonomi yang mungkin terasa berat dapat menjadi sajian berita yang renyah dan juga menarik minat baca bagi masyarakat,” jelas Lidyawatie.

Tidak berhenti pada pemberian materi, BI Sulsel juga menyiapkan lomba penulisan bagi wartawan yang mengikuti kegiatan tersebut.

Lomba ini menjadi ruang bagi peserta untuk mengaplikasikan langsung pengetahuan ekonomi dan teknik penulisan yang diperoleh selama pelatihan.

Lidyawatie berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kompetensi wartawan sekaligus mendorong lahirnya pemberitaan ekonomi yang semakin berkualitas.

“Harapan utama kami dari kegiatan ini sederhana, yaitu semoga kompetensi dan wawasan ekonomi kita semua semakin bertambah. Sehingga berita yang sampai ke publik juga makin berkualitas dan mencerahkan,” katanya.

Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi momentum BI Sulsel untuk mempererat hubungan dengan insan pers.

Menurut Lidyawatie, sinergi antara Bank Indonesia dan media perlu terus dirawat agar komunikasi kebijakan ekonomi kepada masyarakat berjalan efektif.

Ia berharap keakraban, kekompakan, dan silaturahmi yang telah terbangun antara BI Sulsel dan media semakin kuat melalui kegiatan tersebut.

Berita Terkait
Baca Juga