Penerima Manfaat Iuran Sampah Gratis di Kecamatan Mariso Bertambah Jadi 7.505 Rumah

Penerima Manfaat Iuran Sampah Gratis di Kecamatan Mariso Bertambah Jadi 7.505 Rumah

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus memperluas jangkauan penerima manfaat iuran sampah gratis sesuai janji politik pasangan Wali Kota Munafri Arifuddin dan Wakilnya Aliyah Mustika Ilham.

Di Kecamatan Mariso, penerima manfaat iuran sampah gratis bertambah menjadi 7.505 rumah. Dari 6.417 rumah pada 2025, kini bertambah 1.088 rumah di tahun 2026.

Jumlah tersebut seiring dengan kebijakan Pemkot Makassar menaikkan ambang batas kriteria penerima subsidi berdasarkan daya listrik.

Jika sebelumnya pembebasan iuran sampah gratis hanya difokuskan pada rumah tangga dengan daya listrik 450 hingga 900 VA, kini naik menjadi 1.300 VA.

Dengan kebijakan tersebut, kata Andi Syahrir, sebanyak 1.088 rumah tangga baru di Kecamatan Mariso dipastikan akan menyusul tercatat sebagai penerima manfaat iuran sampah gratis.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengatakan bahwa kebijakan tersebut diambil untuk menekan angka pengeluaran rutin bulanan masyarakat Kota Makassar pada kelompok ekonomi tertentu.

Ia pun berharap dengan adanya bantuan tersebut maka uang atau dana yang biasanya disiapkan untuk membayar iuran sampah bulanan dapat dialihkan ke kebutuhan rumah tangga yang jauh lebih mendesak.

“Pemerintah Kota Makassar terus mencoba untuk memberikan segala kemudahan, meringankan beban-beban masyarakat yang ada di Kota Makassar dengan cara mengurangi pengeluaran bulanannya secara rutin,” kata Munafri saat menghadiri Malam Ramah Tamah HUT RI ke-81 di Kecamatan Mariso, Senin (7/9).

Kendati demikian, Munafri menekankan bahwa pembebasan retribusi ini berjalan beriringan dengan komitmen warga terhadap pengolahan sampahnya.

Pembebasan iuran sampah, kata Ia, mensyaratkan adanya kesadaran aktif masyarakat untuk memilah sampah langsung dari rumah tangga masing-masing.

Ia mengingatkan bahwa kesadaran menjaga kebersihan dan lingkungan hidup merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan warga demi mewariskan kota yang sehat, indah, serta asri bagi generasi mendatang.

“Jadi pembayaran iuran sampah ini bebas kalau sampahnya juga dipilah. Nah, ini yang akan kita lakukan. Kenapa kita harus memilah sampah? Kenapa kita harus peduli terhadap lingkungan? Karena lingkungan ini adalah warisan yang akan kita berikan kepada generasi berikutnya,” pungkasnya.

Berita Terkait
Baca Juga