Pemprov Sulsel Kebut Proyek Jalan Multi Years, Progres Hertasning 63%

Pemprov Sulsel Kebut Proyek Jalan Multi Years, Progres Hertasning 63%

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi terus mempercepat pembangunan infrastruktur jalan pada sejumlah ruas strategis.

Proyek tersebut dilaksanakan melalui skema Multi Years Project (MYP) yang mencakup berbagai wilayah di Sulsel. 

Di bawah kepemimpinan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi, progres pekerjaan pada hampir seluruh paket terus digenjot, mulai dari pembangunan bahu jalan beton, preservasi, hingga pengaspalan.

Berdasarkan data terbaru per April 2026 dari Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel, sejumlah paket pekerjaan menunjukkan perkembangan signifikan.

Beberapa ruas bahkan telah mengalami peningkatan kondisi jalan, dari sebelumnya rusak menjadi lebih mulus dan nyaman dilalui. Salah satunya Jalan Hertasning Makassar yang progresnya sudah mencapai 63,76%.

Jalan Hertasning berada pada paket 1 bersama ruas Tanete–Tanaberu dengan progres rabat bahu jalan 4,30%, ruas Jalan Burung-Burung–Bili-Bili (beton) 41,51%.

Ruas Batas Gowa–Tondong 9,12%, serta Jalan H.M. Yasin Limpo (preservasi) dengan progres 20,18%.

Paket 2, pekerjaan difokuskan pada ruas Panciro–Batas Kota Makassar dengan progres 26,69%, dan ruas Batas Kota Makassar–Bontoramba 24,81%. Keduanya merupakan pekerjaan preservasi jalan.

Sementara itu, paket 3, penanganannya mencakup ruas Jalan Paleteang–Malimpung hingga batas Kabupaten Enrekang dengan progres 59,33% untuk pekerjaan lapis fondasi agregat kelas A, pengaspalan, dan bahu jalan.

Selain itu, ruas Pinrang–Batas Sidrap mencatat progres 79%, ruas Pinrang–Sidrap 60,01%, ruas Pangkajene Sidrap–Rappang 12,73%, serta ruas Batas Sidrap–Malimpung 31,04% yang mencakup pekerjaan struktur hingga saluran drainase.

Paket 4, pekerjaan meliputi ruas Batas Soppeng–Ulugalung dengan pembangunan bahu beton progres 4,15% serta ruas Impa-Impa–Anabanua dengan penataan marka jalan progres 59,05%.

Adapun paket 5, pekerjaan dilakukan pada ruas Ujung Lamuru–Palattae dengan progres pengaspalan 18,70% serta ruas Tanabatue–Sanrego–Palattae dengan pembangunan drainase progres 4,34%.

Kepala Bidang Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel, Muhammad Rosyadi, mengatakan percepatan pembangunan infrastruktur ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus menunjang pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Dokumentasi lapangan juga menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kondisi sebelum dan sesudah pengerjaan.

“Pada sejumlah ruas, jalan yang sebelumnya berlubang dan rusak kini telah diaspal mulus, sehingga meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan,” ujarnya.

Program MYP ini menjadi bagian dari strategi Pemprov Sulsel dalam mendukung konektivitas wilayah serta penguatan jalur distribusi logistik. (*)

Berita Terkait
Baca Juga