Pemerintah Siapkan Rp451 Triliun untuk Program PEN 2022

JAKARTA, KATABERITA.CO – Pemerintah Indonesia telah menyepakati anggaran Rp451 triliun untuk mendukung program pemulihan ekonomi nasional (PEN) 2022.
Anggaran itu disiapkan pemerintah untuk fokus ke tiga sektor, yakni kesehatan, perlindungan sosial, dan insentif fiskal.
“Anggaran pemulihan ekonomi 2022 disiapkan Rp451 triliun,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto belum lama ini.
Airlangga menyebut pemerintah akan memperpanjang insentif fiskal berupa Pajak Penambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN-DTP) hingga Juni 2022.
PPN-DTP pada sektor properti diterapkan 50% untuk rumah tapak maupun susun senilai Rp2 miliar. Sedangkan rumah tapak maupun susun senilai Rp2 miliar-Rp5 miliar, PPN-DPT hanya diberikan 25%.
Sementara untuk sektor otomotif, Pemerintah Indonesia memberikan fasilitas berupa Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) khusus untuk penjualan di bawah Rp200 juta.
“Otomotif dengan harga Rp200 juta-Rp250 juta dengan tarif PPnBM-nya 15% akan ditanggung pemerintah akan ditanggung pemerintah sebesar 50% di kuartal pertama,” ujar dia.
Sedangkan untuk sektor perlindungan sosial, pemerintah kembali akan memberikan bantuan kepada pedagang kaki lima dan nelayan.
Sasarannya mencapai 2,76 orang dengan rincian 1 juta orang untuk pedagang kaki lima atau pemilik warung dan 1,76 juta untuk nelayan atau penduduk miskin ekstrim.
“Masing-masing penerima mendapat bantuan Rp600 ribu, dan akan dilakukan front-loading pada kuartal pertama,” papar Airlangga.