Pangkep Didorong Masuk dalam Pengembangan Kawasan Mamminasata

JAKARTA, KATABERITA.CO – Pj Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Bahtiar Baharuddin mendorong Kabupaten Pangkep masuk dalam pengembangan Kawasan Mamminasata.
Pj Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau bahkan ikut mendampingi Pj Gubernur Bahtiar menemui Presiden Jokowi di Istana Merdeka pada 27 Februari 2024 lalu.
Juga hadir Forkopimda Sulsel, dan empat kepala daerah yaitu Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, Bupati Maros Chaidir Syam, dan Bupati Takalar Setiawan Aswad.
Pj Gubernur Bahtiar mengatakan salah satu poin yang dibahas bersama Presiden Jokowi adalah konsep dan rencana pembangunan Makassar dan kawasan sekitarnya.
“Jadi semacam metropolitan Makassar,” singkat Pj Gubernur Bahtiar.
Bahtiar mengungkapkan rencana pengembangan metropolitan Makassar sudah digagas sejak lama. Itu dikenal dengan Kawasan Mamminasata.
Bahkan, Jokowi telah menerbitkan Pepres Nomor 55/2011 tentang Rencana Tata Ruang Perkotaan Makassar, Maros, Sungguminasa, dan Takalar.
“Hanya saja hari ini kita tambahkan Pangkep karena Makassar dan sekitarnya ini terkoneksi dari sisi daratan dan lautan. Nah Pangkep ini wilayah kelautan,” kata Pj Bahtiar beberapa hari lalu.
Apalagi, lanjut Pj Gubernur Bahtiar, di Pangkep terdapat GeoPark atau dikenal dengan GeoPark Maros-Pangkep yang telah ditetapkan sebagai salah satu UNESCO Global GeoPark pada Mei 2023 lalu.
“Bapak presiden juga meminta kami memberikan masukan bersama bupati dan wali kota apa yang menjadi aspirasi teman-teman di pemerintah provinsi dan kabupaten/kota untuk membangun Kota Makassar dan sekitarnya,” ujarnya.
Termasuk membangun ekosistem ekonomi, sosial, dan bisnis di kawasan itu. Sehingga tidak hanya berfokus menjadikan Makassar dan sekitarnya sebagai kota yang aman dan sehat.
“Kita tahun Kota Makassar adalah pintu gerbang Indonesia Timur dan menjadi pusat perdagangan wilayah Timur dan penopang IKN,” tutupnya.