Nurul Hidayat Dengar Curhat Warga Daeng Tata Soal Pelatihan hingga Pembenahan Jalan

Nurul Hidayat Dengar Curhat Warga Daeng Tata Soal Pelatihan hingga Pembenahan Jalan

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Anggota DPRD Kota Makassar, Nurul Hidayat mendengar curhatan warga Daeng Tata saat menggelar Reses Pertama Masa Persidangan Pertama Masa Sidang 2022-2023.

Titik pelaksanaannya berada di Jalan Daeng Tata 3 Lorong 2, Kelurahan Parang Tambung, Kecamatan Tamalate, Senin (5/12).

Dalam reses kali ini, legislator dari Fraksi Golkar ini menerima berbagai keluhan dari warga. Beberapa diantaranya pelatihan terkait pemberdayaan masyarakat, pembenahan jalan, dan pengadaan lampu.

Nurul Hidayat memastikan berbagai upaya juga akan dilakukan untuk mengakomdir keluhan warga. Misalnya untuk pelatihan, ia mengaku akan berkoordinasi dengan Dinas Koperasi dan UKM sebagai leading sektor.

“Kita bersurat maki saja ke Dinas Koperasi untuk pelatihannya. Atau kasih ma nanti surat penawaran ta, biar saya yang kasih liat ke Kadisnya,” jelas Nurul Hidayat.

Termasuk pembenahan jalan. Kata Anggota Komisi B Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD Makassar ini, warga mesti lebih dulu memberikan foto terkait jalan mana saja yang rusak. Kemudian, pihaknya akan menindaklanjuti ke eksekutif.

“Kita fotokan ma saja sebagai bukti kalau itu memang sudah rusak dan butuh dibenahi. Setelah itu kita ajukan ke Dinas PU kalau jalan. Tapi kalau untuk lampu itu ada di Dinas Perhubungan,” tukasnya.

Nurul Hidayat kembali menegaskan semua keluhan warga akan disampaikan melalui rapat paripurna. Melalui reses ini, ia akan lebih dulu mencatat apa saja yang masalah.

“Saya kasih masuk ke pokok pikiran lebih dulu. Kemudian kita paripurnakan, yang mana saja jadi prioritas,” tutupnya.

Terpisah, Lurah Parang Tambung, Mahatir Tamzil mengaku siap mengawal aspirasi dari warganya. Pihaknya juga merasa bersyukur dengan kehadiran Nurul Hidayat yang mau langsung mendengar keluhan warga Kelurahan Parang Tambung.

“Tentu kedatangan ibu dewan ini patut kita syukuri. Masih banyak sekali memang keluhan warga yang belum bisa diakomodir. Kami dari kelurahan juga masih terbatas baik dalam hal anggaran juga,” tukas Mahatir Tamzil. (*)

Berita Terkait
Baca Juga