Nobel Indonesia Teken MoU dengan Dua PTS dan Pemkab Bulukumba

Nobel Indonesia Teken MoU dengan Dua PTS dan Pemkab Bulukumba

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Institut Teknologi dan Bisnis Nobel Indonesia menandatangani nota kesepahaman atau MoU dengan dengan tiga instansi di Kabupaten Bulukumba, Minggu (8/1).

Ketiganya, Dinas Pengendalian Penduduk Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Bulukumba, Universitas Muhammadiyah Bulukumba, dan STIKES Panrita Husada Bulukumba.

Rektor Universitas Muhammdiyah Bulukumba Jumase Basra mengucapkan terima kasih bisa berkolaborasi dengan Nobel Indonesia, STIKES Panrita Husada, dan DPPKBP3A Bulukumba perihal pencegahan stunting.

Terlebih kata Jumase, program ini adalah instruksi langsung dari Presiden Indonesia Ir Joko Widodo yang di mana target penurunan angka stunting berada diangka 14%.

“Saya ucapkan terima kasih atas inisiasinya, tentu kita semua sepakat, kalau mau kuat ya harus kolaborasi,” kata Jumase.

“Saya kira kalau kami di Universitas Muhammadiyah Bulukumba, memang selama ini kami hadir sebagai universitas yang bekerjasama dengan BKKBN Sulsel utamanya dalam hal menurunkan angka stunting,” tambahnya.

Dengan begitu, Jumase meyakini semua pihak bisa meramu program agar hasilnya bisa dilakukan secara maksimal berdasarkan dengan panduan yang ada.

Sementara, Ketua STIKES Panrita Husada, Muriyati menambahkan implementasi ini sejatinya mereka lakukan sejak 2018.

Baik itu lewat program pemerintah, sehingga mereka menyambut baik dan perlu sinergi untuk mendorong penurunan dan pecegahan stunting.

“Kami sudah melakukan gempur dengan berbagai instansi dan alhamdulillah berjalan lancar. Intinya kami berterima kasih pada Nobel Indonesia yang telah menginisiasi matching fund,” tutur Muriyati.

Pasca sambutan, seluruhnya melakukan prosesi tandantangan kerja sama. Rektor Institut Teknologi dan Bisnis Nobel Indonesia, Ir Badaruddin.

Wakil Rektor II bidang Pengembangan Institusi dan Hubungan Eksternal Muhammad Hidayat, dan dari DPPKBP3A Bulukumba ditandatangani sr Wahyuni.

Berita Terkait
Baca Juga