Munafri Temukan Fasilitas Rusak saat Sidak Kantor Gabungan Dinas

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Kompleks Kantor Gabungan Dinas Kota Makassar di Jalan Urip Sumoharjo, Kamis (10/7).
Tiba sekitar pukul 09.50 Wita, seluruh kantor pemerintahan yang ada di Kompleks Gabungan Dinas tak luput dari pantauan.
Diantaranya, kantor Badan Pendapatan (Bapenda), Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2), dan Dinas Penataan Ruang.
Kedatangannya untuk memastikan aparatur bekerja optimal dan fasilitas pelayanan publik dalam kondisi layak.
“Yang paling pertama tentu saya melihat kondisi suasana kerja Pegawai dan kondisi kantor Dinas gabungan,” ujar Munafri.
Dalam inspeksinya, pria yang akrab disapa Appi itu juga menyoroti langsung kondisi fasilitas gedung yang dinilai belum memadai.
Sebab ia menemukan plafon yang rusak, ruang kerja yang kurang bersih, hingga area parkir yang belum tertata baik.
Sehingga menurutnya kondisi ini dibutuhkan perbaikan segera untuk menjamin keselamatan pegawai dan kenyamanan masyarakat yang mengakses layanan.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh kantor pemerintahan seharusnya memiliki standar pelayanan dan kebersihan yang seragam untuk menciptakan lingkungan kerja yang mendukung profesionalisme aparatur serta pelayanan publik yang optimal
“Hampir semua belum sesuai yang kita harapkan, termasuk area parkir, pengisian, dan kondisi gedungnya,” terang Appi usai menyusuri lorong kantor Dinas Gabungan pasca sidak.
Sidak ini menegaskan komitmen pemerintah kota dalam memastikan kantor pemerintahan memiliki fasilitas kerja yang layak dan pelayanan publik yang prima.
Perbaikan fasilitas dasar menjadi penting agar aparatur pemerintah memiliki lingkungan kerja yang mendukung profesionalisme dan etos kerja, sehingga perbaikan seperti ini butuh perhatian serius.
“Ini butuh perhatian, supaya kalau berada di tempat yang baik untuk bekerja, itu bisa meningkatkan etos kerja. Tidak perlu mewah, tetapi bersih dan rapi. Nah, itu yang kita harapkan,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa seluruh kantor pemerintahan wajib memiliki standar minimal kebersihan dan tata kelola fasilitas yang seragam demi kenyamanan dan optimalisasi layanan publik.
“Beberapa lokasi kantor penyelenggaraan pemerintahan ini harus punya standarisasi. Termasuk kebersihan, tata kelola. Ini yang harus kita jalankan supaya bisa menjadi fasilitas pelayanan publik yang baik,” ucap Appi.
Sementara untuk plafon yang rusak, ia mengintruksikan agar dilakukan perbaikan sesegera mungkin agar tidak membahayakan.
“Kalau kantor seperti ini dibiarkan terus, bisa mencelakakan orang. Kalau plafon jatuh atau ambruk, pasti menimbulkan kecelakaan. Itu harus cepat diperbaiki,” tegasnya.
Appi juga meminta renovasi kantor yang sedang berlangsung dipercepat, sambil memastikan sistem pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan maksimal.
“Mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah ada perbaikan. Saya sudah minta supaya ini segera ditangani,” tutupnya.