Munafri Tekankan Kompetensi dan Keselamatan Nelayan dalam Diklat Pelayaran

MAKASSAR, KATABERITA.CO — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi dan kesadaran keselamatan bagi masyarakat pesisir, khususnya nelayan dan awak kapal tradisional.
Hal itu disampaikan saat membuka Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) yang meliputi Diklat Dasar-Dasar Keselamatan Kapal Tradisional (BST KLM) dan Diklat Kecakapan Kapal Penangkap Ikan di Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar, Selasa (14/4).
Menurut Munafri, aspek keselamatan menjadi hal mendasar yang tidak boleh diabaikan, mengingat sebagian masyarakat Makassar menggantungkan hidupnya pada sektor kelautan.
“Pemahaman terhadap keselamatan sangat penting, karena banyak masyarakat kita beraktivitas di laut,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kecelakaan laut tidak hanya disebabkan faktor alam, tetapi juga keterbatasan pengetahuan dan kesiapan menghadapi kondisi darurat.
“Banyak kejadian terjadi karena kurangnya pemahaman dalam menghadapi situasi di laut. Di sinilah pentingnya pelatihan seperti ini,” katanya.
Munafri mengapresiasi pelaksanaan diklat yang dinilai mampu meningkatkan wawasan dan keterampilan peserta, terutama terkait prosedur keselamatan dan penanganan darurat.
Ia berharap peserta mengikuti kegiatan secara serius agar ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.
“Peserta harus mengikuti dengan sungguh-sungguh agar ilmu yang didapat bisa diaplikasikan,” tambahnya.
Selain itu, ia mengingatkan peserta untuk menjaga kondisi fisik selama pelatihan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat diikuti secara optimal.
Munafri menegaskan, diklat tersebut harus menjadi momentum untuk membangun kompetensi yang andal demi keselamatan diri dan orang lain.
“Ilmu ini tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk membantu orang lain di sekitar,” jelasnya.
Ia berharap seluruh peserta dapat menjadi awak kapal yang profesional, terampil, dan memiliki kesadaran tinggi terhadap keselamatan dalam setiap aktivitas pelayaran. (*)