Munafri Minta Tripartit Rutin Bahas Upah dan Persoalan Buruh Tiap Bulan

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meminta Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit dan Dewan Pengupahan Kota Makassar menggelar pertemuan rutin setiap bulan untuk membahas persoalan ketenagakerjaan, termasuk pengupahan dan hubungan industrial.
Hal itu disampaikan Munafri saat menghadiri Coffee Morning bersama LKS Tripartit dan Dewan Pengupahan Kota Makassar di Hotel Ibis City Center, Jalan Maipa, Kamis (8/10).
Kegiatan tersebut dihadiri pengusaha, perwakilan pekerja, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya.
Munafri mengatakan, pertemuan rutin menjadi ruang komunikasi antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja untuk mencari solusi atas persoalan ketenagakerjaan sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih besar.
“Kalau kita lakukan pertemuan rutin setiap bulan, persoalan yang dihadapi para pekerja di dunia industri akan kita carikan solusi bersama,” ujar Muanfri.
Ia berharap setiap pertemuan menghasilkan kesepakatan yang dapat ditindaklanjuti sehingga persoalan tidak menumpuk.
Pemerintah, kata dia, harus berperan sebagai penengah untuk menjaga keseimbangan antara kepentingan pekerja dan kemampuan dunia usaha, terutama dalam pembahasan upah.
“Di sinilah pemerintah harus benar-benar jeli memastikan posisi sebagai middle man antara pengusaha dan pekerja,” jelasnya.
Munafri juga meminta seluruh pihak segera berkomunikasi apabila terdapat perubahan regulasi ketenagakerjaan agar dampaknya dapat dikaji bersama dari berbagai sudut pandang.
Selain hubungan industrial, ia menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi Makassar yang meningkat dari 6,61 persen pada kuartal pertama menjadi 7,04 persen pada kuartal kedua harus memberikan manfaat nyata bagi pekerja, pengusaha, dan masyarakat.
“Pertumbuhan 7 persen ini harusnya berdampak benar-benar nyata,” tegasnya.
Munafri menambahkan, penguatan komunikasi antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja menjadi salah satu upaya menjaga stabilitas ekonomi daerah. Ia berharap sinergi ketiga unsur tersebut dapat mempertahankan pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kita memastikan bahwa persoalan-persoalan ini diselesaikan dengan cara bersama dengan dasar-dasar pemikiran yang sama,” tutupnya.