Munafri Arifuddin Instruksikan Camat dan Lurah Aktifkan Poskamling Pascamaraknya Geng Motor di Makassar

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menginstruksikan camat dan lurah untuk mengaktifkan kembali pos keamanan lingkungan (poskamling) menyusul maraknya aksi geng motor dalam beberapa waktu terakhir.
Menurut Munafri, penanganan aksi brutal geng motor yang menyebabkan seorang remaja berinisial H (13) dirawat intensif di rumah sakit bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan juga pemerintah dan masyarakat.
Sebagai langkah penguatan keamanan berbasis masyarakat, Pemerintah Kota Makassar mendorong pengaktifan kembali poskamling di setiap wilayah.
“Poskamling akan kita aktifkan kembali. Kami akan memastikan camat, lurah, hingga RT/RW bergerak bersama menjaga lingkungan masing-masing demi menciptakan rasa aman,” kata Munafri, di Balai Kota Makassar, Rabu (13/5)
Pemerintah Kota Makassar juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran kepolisian atas penanganan aksi geng motor yang dinilai meresahkan masyarakat.
Munafri menilai langkah cepat dan tegas aparat kepolisian berperan penting dalam menciptakan rasa aman dan menjaga ketertiban umum.
“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Polrestabes Makassar atas tindakan cepat dan tegas dalam menangani persoalan geng motor,” ujarnya.
Ia menegaskan, langkah penindakan terhadap pelaku kekerasan yang dilakukan aparat menjadi bukti komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan kota.
“Ini merupakan bukti kinerja Polrestabes Makassar dan jajaran polsek dalam mengatasi geng motor sehingga masyarakat merasa lebih aman,” kata pria yang akrab disapa Appi tersebut.
Meski demikian, Munafri menegaskan penanganan geng motor tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat kepolisian. Menurut dia, seluruh elemen masyarakat, terutama keluarga, memiliki peran penting dalam pembinaan generasi muda.
“Ini bukan hanya tugas kepolisian, tetapi tugas kita bersama. Peran keluarga sangat penting dalam memberikan pemahaman kepada anak-anak mengenai bahaya dan konsekuensi tindakan kriminal seperti geng motor,” tuturnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat agar upaya pencegahan serta penindakan dapat berjalan lebih efektif.
Pada kesempatan itu, Munafri menyatakan Pemerintah Kota Makassar siap mendukung kebutuhan aparat kepolisian dalam menjaga keamanan wilayah.
“Terima kasih kepada Kapolrestabes Makassar beserta seluruh jajaran atas dedikasi yang telah dilakukan. Apa pun kebutuhan untuk mendukung tugas pengamanan akan kami dukung penuh,” ujarnya.
Munafri menambahkan, Pemkot Makassar selama ini terus menjalin koordinasi intensif dengan unsur TNI-Polri serta jajaran pemerintah wilayah mulai dari camat, lurah, hingga RT/RW guna menjaga stabilitas keamanan lingkungan.
Ia menegaskan persoalan geng motor harus ditangani secara menyeluruh dan konsisten melalui kerja sama semua pihak, bukan dengan saling menyalahkan.
Terkait langkah tegas aparat kepolisian terhadap pelaku kejahatan, termasuk kemungkinan tindakan terukur di lapangan, Munafri menilai hal tersebut merupakan kewenangan internal kepolisian sesuai prosedur yang berlaku.
Merujuk Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, kata dia, tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan tanggung jawab utama Polri dengan dukungan pemerintah daerah.
“Itu menjadi ranah kepolisian. Saya melihat hal tersebut merupakan bagian dari prosedur atau protap yang dimiliki kepolisian. Kita serahkan kepada aturan yang berlaku di institusi kepolisian,” katanya.