Minim Setoran Dividen, Danny Ancam Bubarkan Perusda

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Kinerja perusahaan daerah (perusda) milik Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar belum maksimal. Dividen yang disetor tak pernah mencapai target.
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto kembali memberikan ultimatum. Dia mengancam akan membubarkan perusda jika tak mampu menopang Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Kalau ada perusda tidak berkontribusi bagi PAD untuk apa, bubarkan saja,” tegas Danny, Sabtu (18/9).
Kata dia, perusda dibentuk untuk menopang PAD melalui setoran dividen. Sehingga, kata dia, jika perusda tak lagi mampu memberikan kontribusi percuma saja.
Danny pun memastikan akan mengevaluasi jajaran direksi perusda. Diantaranya, PD Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Makassar, Perumda Parkir Makassar Raya.
PD Terminal Makassar Metro, Perumda Pasar Makassar Raya, dan Perumda Air Minum Kota Makassar.
“Kita akan evaluasi, karena setoran dividen mereka memang sangat minim,” ujar dia.
Berdasarkan data yang dihimpun, setoran dividen perusda selama dua tahun terakhir terus mengalami penurunan. Dari lima perusda, hanya tiga yang menyetor dividen.
Ketiganya yakni Perumda Pasar Makassar Raya, Perumda Parkir Makassar Raya, dan Perumda Air Minum Makassar. Nilainya pun masih jauh dari target.
Pada 2019 lalu, setoran dividen perusda Rp11,48 miliar dari target Rp31,07 miliar. Sedangkan di 2020, setoran itu turun menjadi Rp10,47 miliar dari target Rp40,55 miliar.