Kolaborasi Pemkot Makassar dan Muhammadiyah Perkuat Program Dakwah di Lorong Wisata

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar bersama Pengurus Daerah Muhammadiyah Kota Makassar sepakat akan memperkuat program dakwah di Lorong Wisata.
Kesepakatan itu terjalin setelah Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto bertemu dengan Pengurus Daerah Muhammadiyah Makassar, di Amirullah, Jumat (6/1).
Pada kesempatan itu, Danny Pomanto membuka ruang kepada Pengurus Daerah Muhammadiya mengambil bagian untuk program dakwah dan keumatan di Lorong Wisata.
Apalagi pada periode sebelumnya, Danny Pomanto sudah membuat pengajian lorong sehingga menurutnya hal itu bisa dilanjutkan kembali.
Penguatan edukasi keagamaan ini, kata Danny Pomanto, sejalan pula dengan program Jagai Anakta’ agar mampu menekan problematika masyarakat melalui keluarga dan lorong-lorong.
“Kami mengkonsolidasikan beberapa program yang bisa saling menunjang. Pertama, program Jagai Anakta’ di lorong-lorong. Kedua, persoalan penguatan keilmuan umat atau sarana dan prasarana yang menunjang keimanan umat,” kata Danny Pomanto.
Seperti fasilitas sekolah dan perkantoran yang memadai sehingga diharapkan pengurus Muhammadiyah Makassar tidak mengalami kendala untuk membantu pemerintah kota dan masyarakat dalam dua program tersebut.
Ia mengatakan program pengajian lorong rutin dilakukan pada periode pertama menjabat tetapi setelah ditinggal dua tahun justru beralih ke kelurahan.
“Dulu rutin, dihamparkan ambala sehingga ramai-ramai duduk di situ, artinya otomatis harus bersih. Apalagi secara tidak langsung anak-anak juga mendengarkan ceramah. Nah, teman-teman Muhammadiyah juga bisa isi di situ, berkolaborasi dengan ormas atau komunitas agama lainnya,” tuturnya.
Danny yang juga Ketua Masyarakat Cinta Masjid Indonesia (MCMI) ini berharap partisipasi Muhammadiyah Makassar mampu menjadikan lorong sebagai pusat dakwah, dan juga menjadikan anak-anak lorong saleh dan saleha.
“Banyak yang sudah masuk, bahkan seperti universitas dengan fakultas sastra. Misalnya, ingin menjadikan lorong sebagai tempat pembelajaran bahasa asing. Jadi lorong hanya sebagai ruang. Intinya penyiapan masyarakatnya,” harap Danny.
Sementara, Ketua Pengurus Daerah Muhammadiyah Kota Makassar Nurdin Massi mengatakan audiensi itu sebagai bentuk silaturahmi untuk mengundang Wali Kota Makassar Danny Pomanto memberikan kata sambutan dalam acara Musyawarah Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Makassar yang akan berlangsung pada 11 Februari 2023.
“Kami berkoordinasi dengan pak wali kota dalam rangka program dakwah yang banyak juga diprogramkan Pemkot Makassar seperti pengajian lorong, aplikasi dakwah, dan sebagainya,” ucap Nurdin Massi.
Dengan program dakwah yang sejalan itu, pihaknya mengaku Muhammadiyah siap mendukung apalagi di setiap kelurahan ada ranting-ranting Muhammadiyah sehingga bisa berkolaborasi.
Selain itu, pihaknya juga meminta guru Muhammadiyah yang lulus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) agar dikembalikan ke sekolah Muhammadiyah.