Kabupaten Boven Digoel Belajar Sistem Pengelolaan Perpajakan Berbasis Digital di Bapenda Makassar

Kabupaten Boven Digoel Belajar Sistem Pengelolaan Perpajakan Berbasis Digital di Bapenda Makassar

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Makassar menjadi percontohan untuk sistem pengelolaan perpajakan berbasis digital.

Terbukti banyak daerah yang tertarik belajar di Kota Makassar. Salah satunya, Kabupaten Boven Digoel Provinsi Papua Selatan.

Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Boven Digoel melakukan kunjungan kerja di Kantor Bapenda Makassar, Jalan Urip Sumohardjo, Selasa (8/8).

Rombongan Kabupaten Boven Digoel diterima oleh Kasubbid Hiburan dan Pajak Penerangan Jalan (PPJ) Bapenda Makassar Andi Mangga Barani.

Ia didampingi Kepala UPT PBB Bapenda Makassar Indirwan Dermayasair, dan Kasubbid Koordinasi, Perencanaan, dan Regulasi Ansar.

Andi Mangga Barani mengatakan pertemuan ini membahas tentang aplikasi sistem pengelolaan pajak daerah berbasis website, mobile android, host to host sektor PBB dan BPHTB.

“Melalui pertemuan ini kita berharap bisa menggali potensi PAD masing-masing daerah,” harap Andi Mangga Barani.

Pada kesempatan tersebut, Andi Mangga Barani menyampaikan bahwa Bapenda Makassar telah mempunyai inovasi yaitu Aplikasi Pakinta atau Pajak Terintegasi dan Terdigitalisasi.

Menurutnya, aplikasi Pakinta sangat mendongkrak penerimaan pajak daerah terkhusus pada sektor PBB.

“Jadi semenjak adanya Pakinta pembayaran PBB mengalami kenaikan dari kisaran Rp180 miliar di 2021 naik menjadi Rp213 miliar di 2022,” tutupnya

Berita Terkait
Baca Juga