Investor Asing Lirik Japparate, Kepala DPMPTSP Kota Makassar: Walikota Diundang ke Korea

Investor Asing Lirik Japparate, Kepala DPMPTSP Kota Makassar: Walikota Diundang ke Korea

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Sejumlah proyek strategis milik Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menjadi primadona. Terbaru, proyek Japparate dilirik investor asing.

Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda mengatakan, proyek Japparate menjadi perhatian beberapa negara sahabat. Terbukti, Wali Kota ta Makassar Moh Ramdhan Pomanto mendapat undangan dari Korea Selatan.

“Jadi pak wali diundang oleh Korea Trade Investment Promotion Agency (Kotra) atau Kadinnya kalau di Indonesia untuk memaparkan proyek Japparate. Kotra akan membuat event World Smart City Expo 2023,” ucap Andi Zulkifli Nanda, Rabu (30/8).

Berdasarkan surat undangan, Mantan Sekertaris Dinas Pertanahan Kota Makassar itu, agenda di Korea Selatan berlangsung 6-8 September 2023. Agenda lainnya, Korea Exhibition Center, Forum Presentation, dan Business Meeting..

Zulkifli menyampaikan, diundangnya Makassar dalam forum internasional ini merupakan buah dari Makassar Investment Forum (MIF) yang dilakukan pada saat Rakernas Apeksi.

Pemkot sebagai tuan rumah memfasilitasi seluruh kota di Indonesia untuk bertemu langsung dengan investor asing.

Selain Korea, ada beberapa negara yang menjajaki komunikasi menyangkut proyek japparate ini. Antara lain investor asal Belanda, Jepang, Singapura, hingga Rusia.

“Rusia baru-baru ini kita meminta data-data Japparate, sudah kita kirimkan,” ujarnya.

Sejauh ini progres proyek Japparate sedang persiapan pembentukan tim penilaian aset. Aset yang ada di Pantai Losari perlu dihitung nilainya sebagai bahan atau dasar untuk melalukan kerjasama dengan investor.

Setelah itu, koordinasi lintas OPD perlu dilakukan kemudian Pemkot siap-siap menawarkan proyek ini ke investor melalui skema bidding atau lelang.

Japparate merupakan jembatan layang yang akan dibangun di anjungan Pantai Losari, Jalan Penghibur Kecamatan Ujung Pandang. Konsep desainnya pernah dipaparkan oleh Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto.

Di mana infrastruktur ini akan dibangun tiga lantai. Di mana, Lantai pertama jadi lahan parkir, lantai dua bakal disulap jadi pusat perbelanjaan atau mal. Sementara lantai tiga akan menjadi pedestrian, sekaligus pusat kuliner.

Lebih rinci, rancangan desainnya untuk mengakses lantai tiga atau japparate, akan dibuat hutan vertikal. Pantai Losari yang biasanya dinikmati pengunjung akan tertutup karena lantai 1 dan dua akan jadi parkiran dan mal

Namun, pengunjung masih tetap bisa menikmati keindahan laut Makassar saat berada di lantai 3. Akan ada fasilitas tambahan di area tersebut, seperti jogging track, tempat pameran, wahana bermain anak hingga ruang-ruang untuk pedagang kaki lima (PKL).

Sementara di lantai 2, selain mal juga akan ada ruang khusus untuk pengembangan bakat anak muda. Seperti kursus drama, film, dan beberapa pembinaan bakat lainnya.Proyek ini akan menggunakan skema investasi. (*)

Berita Terkait
Baca Juga