Hari Terakhir SPMB Jalur Domisili, Disdik Makassar Pastikan Proses Berjalan Objektif

Hari Terakhir SPMB Jalur Domisili, Disdik Makassar Pastikan Proses Berjalan Objektif

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, melakukan inspeksi mendadak (sidak) sekaligus memantau pelaksanaan hari terakhir pendaftaran dan verifikasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jalur domisili tingkat SMP, Jumat (26/6).

Pemantauan dilakukan di SMP Negeri 1 Makassar, SMP Negeri 3 Makassar, dan SMP Negeri 24 Makassar untuk memastikan seluruh tahapan verifikasi berlangsung sesuai prosedur, transparan, dan tanpa kendala.

Dalam kegiatan tersebut, Achi didampingi Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kota Makassar Andi Akhmad Muhajir Arif dan Kepala Seksi Manajemen SMP Sulaeman.

Usai melakukan pemantauan, Achi memastikan proses verifikasi di seluruh sekolah berjalan lancar.

“Dari hasil pantauan kami di sekolah, tidak ada kendala berarti. Semua proses berjalan lancar dan aman,” ujarnya.

Ia menjelaskan, proses seleksi jalur domisili dilakukan secara objektif melalui sistem yang memeringkat calon peserta didik berdasarkan jarak tempat tinggal dengan sekolah tujuan.

Masyarakat juga dapat memantau proses tersebut secara terbuka melalui sistem SPMB.

“Perankingan SPMB berdasarkan jarak domisili dan semuanya bisa dilihat secara transparan melalui sistem,” katanya.

Achi mengungkapkan hasil seleksi jalur domisili akan diumumkan pada Sabtu 27 Juni 2026 pukul 00.00 Wita.

Ia mengimbau orang tua yang anaknya dinyatakan lolos segera menyiapkan dokumen administrasi untuk proses daftar ulang, antara lain akta kelahiran, kartu keluarga, surat keterangan lulus, pasfoto, dan dokumen lain sesuai ketentuan sekolah.

“Lengkapi seluruh berkas administrasi agar proses pendaftaran ulang berjalan lancar dan tidak ada yang tertinggal,” pesannya.

Tahapan pendaftaran jalur domisili berlangsung pada 22–26 Juni 2026.

Selanjutnya, pengumuman hasil seleksi dilaksanakan pada 27 Juni, sedangkan proses pendaftaran ulang, verifikasi, dan validasi dijadwalkan berlangsung pada 28–30 Juni 2026.

Pada kesempatan itu, Achi juga menyampaikan Dinas Pendidikan Kota Makassar tengah menggagas kebijakan pembelajaran tanpa pekerjaan rumah (PR).

Menurutnya, proses pembelajaran diharapkan dapat dioptimalkan selama jam sekolah sehingga siswa memiliki waktu lebih banyak bersama keluarga setelah pulang.

“Ke depan kami sedang menggagas agar tidak ada lagi pekerjaan rumah. Proses belajar diharapkan bisa lebih maksimal diselesaikan di sekolah,” tutupnya.

Berita Terkait
Baca Juga