Hari Posyandu ke-41, DPPKB Makassar Dorong Penguatan Layanan Ibu dan Anak

Hari Posyandu ke-41, DPPKB Makassar Dorong Penguatan Layanan Ibu dan Anak

MAKASSAR, KATABERITA.CO — Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar mendorong penguatan peran Posyandu sebagai salah satu ujung tombak pelayanan masyarakat, khususnya dalam mendukung kesehatan ibu dan anak.

Hal tersebut ditunjukkan melalui keikutsertaan Kepala DPPKB Kota Makassar, Irwan Bangsawan, didampingi Kepala UPT KB Kecamatan Mariso, penyuluh KB, dan kader dalam peringatan Hari Posyandu ke-41 yang digelar di Kelurahan Kampung Buyang, Kecamatan Mariso, Rabu (29/4)

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ibu Wali Kota Makassar Melinda Aksa selaku Ketua TP PKK Kota Makassar dan dirangkaikan dengan penyerahan bantuan kepada balita, baduta, serta ibu hamil.

Kepala DPPKB Kota Makassar, Irwan Bangsawan, mengatakan Posyandu memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan keluarga, terutama melalui pelayanan dan pendampingan yang menyentuh langsung masyarakat.

“Posyandu bukan hanya tempat pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi ruang penting untuk memberikan edukasi dan pendampingan kepada keluarga. Peran kader dan penyuluh sangat dibutuhkan untuk memastikan ibu dan anak mendapatkan perhatian sejak dini,” ujar Irwan.

Menurutnya, DPPKB memiliki peran dalam mendukung pelayanan Posyandu melalui penyuluh dan kader di tingkat kecamatan dan kelurahan, khususnya dalam program kependudukan, keluarga berencana, pembangunan keluarga, serta upaya percepatan penurunan stunting.

“Kolaborasi antara pemerintah, kader, penyuluh KB, dan masyarakat harus terus diperkuat. Dengan Posyandu yang aktif dan berkualitas, kita dapat lebih cepat mendeteksi kebutuhan keluarga dan memberikan pendampingan yang tepat,” katanya.

Peringatan Hari Posyandu ke-41 menjadi momentum untuk meningkatkan semangat kader sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

DPPKB Kota Makassar berkomitmen terus mendukung keberadaan Posyandu sebagai bagian dari ekosistem pembangunan keluarga, sehingga pelayanan dan edukasi bagi ibu, anak, serta keluarga dapat berjalan secara optimal.

Langkah tersebut diharapkan turut mendukung terwujudnya keluarga sehat dan generasi Makassar yang tumbuh optimal, berkualitas, dan memiliki masa depan yang lebih baik.

Berita Terkait
Baca Juga