Hari Ketiga Forum Riset 2026: BRIDA Kota Makassar Mantapkan 24 Inovasi Unggulan Layanan Publik

MAKASSAR, KATABERITA.CO — Rangkaian panjang Forum Riset dan Inovasi Daerah Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Makassar memasuki hari ketiga, Rabu (15/7/2026).
Agenda hari ketiga ini dengan fokus utama pada tahap finalisasi, evaluasi menyeluruh, serta pematangan arah strategis pengembangan inovasi daerah.
Ketua Tim Inovasi BRIDA Kota Makassar, Dr. Muhammad Amri Akbar, S.P., M.Si., turun langsung mengawal jalannya forum pada hari ketiga tersebut.
Agenda Subkegiatan Fasilitasi dan Pembinaan ini diharapkan tidak berhenti sebatas seremonial, melainkan mampu memperkuat kelembagaan serta mencetak ekosistem riset yang adaptif.
Tujuannya adalah memastikan setiap ide inovasi yang lahir dapat diimplementasikan secara berkelanjutan demi menjawab kebutuhan layanan publik bagi masyarakat Kota Makassar.
“Kami berkomitmen agar Forum Riset dan Inovasi Daerah ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan. Melalui pematangan pada hari ketiga ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh dari 24 inovasi yang terjaring benar-benar memiliki fondasi kelembagaan yang kuat, adaptif, serta berbasis pada data riil di lapangan. Output yang kami targetkan adalah implementasi berkelanjutan yang mampu memberikan solusi nyata dan menyentuh langsung peningkatan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat Kota Makassar,” ujar Ketua Tim Inovasi BRIDA Kota Makassar, Dr. Muhammad Amri Akbar, S.P., M.Si. di sela-sela kegiatan.
Keberhasilan penjaringan ide dari hari pertama hingga hari ketiga ini tidak lepas dari peran krusial tim fasilitator inovasi yang mendampingi para agen perubahan secara intensif. Jajaran fasilitator yang terdiri atas Ikrom Trianto, S.TP., M.Kes., Masriani Mahyuddin, S.E., M.Acc., serta Dr. Ria Rezeki Sudarmin, M.Kes., M.Kes., terus memberikan arahan strategis, penyempurnaan konsep, hingga mengawal proses penginputan profil inovasi ke dalam pangkalan data secara teliti.
Guna menjamin rekam jejak inovasi yang transparan, mudah diakses, dan akuntabel, seluruh tahapan dalam forum ini diwadahi oleh ekosistem digital milik Pemerintah Kota Makassar.
Sistem tersebut mencakup portal layanan terintegrasi SIGAP BRIDA, platform pengelolaan SIGAP INOVASI, media inkubasi SIGAP INKUBATORMA, serta sarana publikasi melalui Open Journal System (OJS) BRIDA.
Antusiasme peserta pada hari ketiga ini memuncak dengan dipresentasikannya 24 gagasan inovatif yang didominasi oleh sektor kesehatan dan perhubungan. (*)