Dua Kecamatan di Makassar Terendam Banjir, 598 Warga Mengungsi

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Dua kecamatan di Kota Makassar terendam banjir akibat curah hujan yang cukup tinggi pada 17-18 November, kemarin.
Yakni Kecamatan Manggala dan Biringkanayya.
Data terakhir Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar melaporkan ada 598 warga yang mengungsi.
“Total yang mengungsi hingga tadi malam itu ada 598 warga. Rinciannya, 146 di Manggala dan 452 warga di Biringkanayya,” kata Kepala Pelaksana BPBD Makassar Hendra Hakamuddin, Sabtu (19/11).
Berdasarkan data BPBD, ada 13 kelurahan yang terendam banjir. Di Manggala ada delapan titik banjir yang tersebar di empat kelurahan.
Yakni Bukit Batu dan Kampung Baru di Kelurahan Antang, Perumnas Swadaya Mas di Kelurahan Batua, Perumnas Antang Blok 8 & Blok 10 dan Kompleks IDI di Kelurahan Manggala.
“Di Kecamatan Manggala ada 38 KK 146 jiwa yang mengungsi dan itu tersebar di enam titik pengungsian,” ucap Hendra.
Sedangkan di Kecamatan Biringkanayya ada 18 titik banjir tersebar di sembilan kelurahan. Paling banyak di Kelurahan Katimbang ada empat titik.
Yakni, Perumahan Kodam III, Perumahan BTP Blok AF, Perumahan BTP Blok AE, Perumahan Grand Pacerakkang.
Di Kelurahan Pacerakkang ada tiga titik. Yakni Kompleks Buka Mata, Kompleks Mangga Tiga, dan Kompleks Gubernur Sulsel.
Di Kelurahan Berua ada dua titik, yaitu Kompleks Depag dan Kompleks Berua Indah. Di Kelurahan Bakung juga ada dua titik, yaitu Grand Sudiang Residence dan Kompleks Tirasa.
Sementara di Kelurahan Laikang ada tiga titik. Yakni Perumnas Sudiang, Bumi Permata Sudiang II, dan Permata Sudiang Raya.
Sedangkan empat kelurahan lain masing-masing satu titik banjir. Yakni, Kompleks Puri Pate’ne di Kelurahan Sudiang, Kompleks Pai I di Kelurahan Pai, Kompleks Caddika di Kelurahan Burokeng, dan Gelora Pa’jaiyyang di Kelurahan Sudiang Raya.
“Kalau di Kecamatan Biringkanayya ada tiga titik pengungsian. Warga yang mengungsi ada 452 jiwa dari 143 KK,” tutupnya.