Dispar Makassar Paparkan Strategi Pengembangan Pariwisata kepada DPRD Kabupaten Kediri

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Makassar memaparkan strategi pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif kepada Komisi II DPRD Kabupaten Kediri dalam kunjungan studi banding di Ruang Rapat Dinas Pariwisata Kota Makassar, Senin (21/9).
Kunjungan yang dipimpin Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kediri, M Zaini, tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus pertukaran informasi mengenai pengelolaan dan pengembangan potensi pariwisata daerah.
Rombongan ingin mengetahui lebih jauh program prioritas serta langkah Pemerintah Kota Makassar dalam mengoptimalkan sektor pariwisata.
Dalam pertemuan tersebut, Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Makassar, Benyamin B Turupadang, memaparkan sejumlah program prioritas pembangunan pariwisata.
Ia juga memperkenalkan Makassar Creative Hub (MCH) sebagai wadah pengembangan kreativitas dan ekonomi kreatif yang terintegrasi dengan ekosistem pariwisata kota.
Termasuk memperkenalkan Super App Lontara+ yang dikembangkan untuk memudahkan masyarakat dan wisatawan mengakses berbagai informasi serta layanan, termasuk informasi pariwisata di Kota Makassar.
Pemanfaatan teknologi ini menjadi salah satu upaya memperkuat pelayanan dan mendukung kemudahan wisatawan dalam memperoleh informasi destinasi.
Benyamin menjelaskan, Wali Kota Makassar memandang pariwisata sebagai sektor strategis yang berpotensi mendorong perputaran ekonomi daerah.
“Pariwisata bukan hanya tentang kunjungan wisatawan, tetapi bagaimana seluruh ekosistemnya dapat bergerak dan memberikan dampak ekonomi,” ujar Benyamin.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kediri, M Zaini, mengapresiasi upaya Pemerintah Kota Makassar dalam mengembangkan sektor pariwisata, termasuk penentuan skala prioritas program dan efektivitas penggunaan anggaran.
“Kami ingin mengenal lebih jauh potensi yang ada di Kota Makassar, termasuk bagaimana upaya pemerintah daerah dalam mengembangkan pariwisata dan menentukan skala prioritasnya,” ujarnya.
Melalui kunjungan ini, kedua pihak diharapkan dapat saling bertukar wawasan mengenai pengembangan pariwisata yang berorientasi pada manfaat dan dampak ekonomi bagi masyarakat.