Disdukcapil Makassar Buka Pelayanan Adminduk di Wilayah 3T

Disdukcapil Makassar Buka Pelayanan Adminduk di Wilayah 3T

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Makassar membuka layanan administrasi kependudukan (adminduk) di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).

Melalui Disdukcapil, pemerintah kota menghadirkan layanan jemput bola di Pulau Langkai, Lanjukang, dan Lumu-Lumu, Kelurahan Barrang Caddi, Kecamatan Kepulauan Sangkarrang .

Kepala Disdukcapil Kota Makassar, Muhammad Hatim Salam, mengatakan layanan tersebut digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makassar.

Langkah ini sekaligus untuk mendekatkan akses pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat di wilayah kepulauan sesuai arahan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin.

“Selama dua hari kami akan melayani masyarakat di pulau,” ujar Muhammad Hatim Salam, Jumat (6/11).

Ia menjelaskan, selama ini pelayanan administrasi kependudukan masih dipusatkan di Pulau Barrang Lompo sebagai pusat wilayah kepulauan. Termasuk menjangkau pulau terdekat, seperti Pulau Barrang Caddi.

Pemkot Makassar terus berupaya memperluas jangkauan pelayanan publik hingga ke wilayah kepulauan, terutama bagi masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses terhadap layanan administrasi kependudukan.

“Langkah ini merupakan upaya memperluas pemerataan pelayanan publik, sehingga masyarakat di wilayah terluar mendapatkan akses pelayanan yang sama dengan warga di daratan,” tutur Hatim.

Layanan yang dibuka, lanjut Hatim berupa perekaman dan pencetakan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP), Kartu Identitas Anak (KIA), Kartu Keluarga (KK), hingga penerbitan akta kelahiran dan akta kematian.

Menurutnya, kehadiran petugas secara langsung di tengah masyarakat kepulauan diharapkan dapat memangkas jarak dan waktu yang selama ini menjadi kendala warga dalam mengurus dokumen kependudukan.

“Melalui momentum HUT ke-419 Kota Makassar, kami di Dukcapil ingin memastikan bahwa kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan seluruh masyarakat, termasuk warga yang tinggal di pulau-pulau terluar,” tutupnya.

Berita Terkait
Baca Juga