0%
logo header
Minggu, 21 April 2024 21:44

Danny Pomanto Masuk Daftar Calon Penerima Tanda Kehormatan Satyalencana Wira Karya, Penghargaan dari Presiden Jokowi

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto masuk daftar calon penerima tanda kehormatan Satyalencana Wira Karya, sebuah penghargaan oleh Presiden Republik Indonesi Ir Joko Widodo.

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto masuk daftar calon penerima tanda kehormatan Satyalencana Wira Karya, sebuah penghargaan oleh Presiden Republik Indonesi Ir Joko Widodo.

Plt Kepala Badan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Makassar Syahruddin mengatakan tanda kehormatan ini akan diberikan kepada Wali Kota Danny Pomanto atas program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana atau disingkat Bangga Kencana.

“Makassar hari ini setelah dilakukan verifikasi oleh Tim Seleksi dari Sekretariat Militer Presiden (setmilpres), kita dianggap sebagai salah satu daerah yang kepala daerahnya layak untuk mendapatkan penghargaan itu,” kata Syahruddin, Minggu (21/4).

Baca Juga : Reunian dengan Danny Pomanto, Pj Bahtiar Baharuddin Ingin Ada Kerja Sama Sister City antara Makassar dan Mamuju

Bahkan Danny Pomanto adalah satu-satunya kepala daerah di Sulsel masuk dalam daftar calon penerima tanda kehormatan Satyalencana Wira Karya dari Presiden Jokowi.

“Tahun ini yang yang dinilai di Sulsel hanya Makassar saja, dan ini suatu kebanggaan bagi pemerintah kota karena pak wali telah berhasil menyukseskan program Bangga Kencana,” tuturnya.

Rencananya, panitia seleksi dari pusat akan turun ke Makassar melakukan verifikasi dan tinjauan lapangan sekaligus mendengarkan langsung pemaparan Wali Kota Makassar Danny Pomanto pada 22 April 2024.

Baca Juga : PKB Beri Sinyal Usung Danny Pomanto di Pilgub Sulsel 2024

Kata Syahruddin, ada beberapa yang akan ditinjau tim dari pusat. Diantaranya, Aplikasi Masiga inovasi dari DPPKB yang berisi tentang database program Bangga Kencana di Kota Makassar dan Lopis atau Lorong Pengendali Stunting.

“Nah ini juga menarik bagi tim seleksi nasional dan beliau akan melihat secara langsung seperti apa lorong pengendali stunting itu,” ungkapnya.

Selain itu, jargon Danny membangun Makassar dari Lorong jelas membuat tim seleksi nasional semakin tertarik dan menganggap hal itu sebagai hal yang baru dan inovatif.

Baca Juga : World Water Forum ke-10 di Bali, Danny Pomanto: Momentum Jalin Keakraban antar Negara Sahabat

Apalagi stunting sudah menjadi masalah nasional dan ternyata di Kota Makassar di bawah kepemimpinan Danny Pomanto memiliki inovasi dengan melakukan pengendalian stunting melalui lorong.

Untuk itu, tim akan meninjau salah satu lorong di Kelurahan Maricaya Selatan Kecamatan Mamajang. Lorong itu melakukan kegiatan Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) dan kemitraan untuk penanganan stunting.

“Setelah pengukuran anak stunting yang ada di lorong itu sisa satu dan Mamajang salah satu kecamatan yang banyak menurunkan angka stunting dan kita berharap mudah-mudahan penurunan ini signifikan seiring pengukuran Studi Status Gizi Indonesia (SSGI), kalau Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPPGM) kita sudah turun menjadi 3,01,” tutup Syahruddin.

Baca Juga : Danny Pomanto Satu-Satunya Wali Kota di Indonesia Diundang Presiden Jokowi Hadiri World Water Forum 2024 di Bali