Danny Pomanto Hadiri Parade 110 Tahun IMT di Toraja Utara

TORAJA UTARA, KATABERITA.CO – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto memenuhi undangan menghadiri parade perayaan 110 tahun Injil Masuk Toraja (IMT), di Tongkonan Sangulele Toraja Utara, Rabu (15/3).
Didampingi Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo, Danny Pomanto disambut hangat oleh masyarakat Toraja Utara.
Secara khusus, Danny Pomanto juga dipakaikan passapu yaitu penutup kepala khas Toraja dan selendang.
Danny Pomanto begitu tampak sangat bahagia bisa berbaur dengan masyarakat Toraja Utara. Mereka menyatu menikmati parade 100 tahun IMT.
Ia menuturkan masyarakat Makassar dengan Toraja memiliki kedekatan emosional. Bukan hanya dalam peribadatan tapi bisa hidup berdampingan secara damai.
“Kami sangat dekat dengan semua masyarakat Toraja di Kota Makassar. Bukan hanya dalam peribadatan saja tetapi juga bersama-sama menjaga lingkungan masyarakat agar hidup damai dan kondusif. Semua masalah sosial kami kerja samakan,” kata Danny Pomanto.
Peringatan ini, kata Danny Pomanto memberi gambaran betapa ketaatan masyarakat Toraja yang sangat luar biasa.
“110 tahun bukan umur yang singkat. Sebuah perjalanan yang panjang. Juga parade syukur yang luar biasa dengan hadirnya ribuan orang, ini bentuk kecintaan umat gereja Toraja terhadap ITM,” ungkapnya.
Danny Pomanto berharap dengan momentum ini makin meneguhkan kontribusi masyarakat Toraja dalam membangun Toraja Utara, Toraja, Provinsi Sulsel dan Indonesia.
“Selamat dan sukses atas perayaan 110 IMT dan parade syukur ini,” ucapnya.
Sementara, Ketua Panitia 110 Tahun IMT Djekson Mari mengucapkan terima kasih kepada Danny Pomanto karena sudah menjadikan Makassar sebagai rumah bagi masyarakat Toraja.
“Terima kasih pak wali karena menjadikan Kota Makassar sebagai rumah bersama-sama semua masyarakat,” kata Djekson, di sela-sela acara.
Pihaknya juga berharap kolaborasi masyarakat melalui Klasis Makassar Gereja Toraja terus berlangsung antar seluruh pihak.
“Masyarakat Toraja di Kota Makassar siap berpartisipasi dan berkontribusi mendukung program Pemkot Makassar,” harapnya.
Parade ini nenghadirkan 22 Klasis Gereja Toraja lalu dilanjutkan esok hari hingga selesai dengan total 98 Klasis.
Keseruan parade begitu terlihat di mana para peserta yang mengenakan berbagai pakaian adat sembari membawa panganan hasil bumi. Seperti padi, jagung, umbian, sayur-mayur, hingga ikan.
Peserta sesekali juga meneriakkan yel-yel khas Toraja. Beberapa persembahan tarian, nyanyian dan seni budaya lainnya.
Aksi itu disambut juga riuh masyarakat yang menonton di sekitar tongkonan. Tak terkecuali Klasis Makassar Gereja Toraja yang juga mempersembahkan tarian budaya khas Makassar, Gandrang Bulo.
Pertunjukan itu pula merupakan arahan Wali Kota Makassar Danny Pomanto sebagai bentuk perpaduan budaya kedua daerah.
Pertunjukan itu dipersembahkan Persekutuan Wanita Gereja Toraja dan Persekutuan Pemuda Gereja Toraja Klasis Makassar.