Danny Pomanto Branding Makassar Kota Makan Enak, Ini Daftar Kuliner yang Recommended

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto resmi melaunching atau membranding Makassar Kota Makan Enak sebagai upaya pengendalian inflasi daerah.
Danny Pomanto mengatakan langkah ini merupakan salah satu upaya paling nyata selain program Pasar Murah Kontainer yang dapat mempengaruhi angka inflasi di Kota Makassar.
Banyak sekali makanan khas Makassar yang dapat menjadi ikon dalam branding ini. Pemerintah kota mencatat ada sekira 11 produk unggulan yang bisa dipilih dan menjadi recommended di Kota Makassar.
“Hari ini kita launching Makassar Kota Makan Enak. Saya berharap ini menjadi sirkulasi ekonomi yang kuat dengan branding baru ini,” kata Danny di sela-sela Rapat Pengendalian Inflasi di Balai Kota Kamis, (26/1).
Hal itu, kata Danny Pomanto dilakukan berdasarkan arahan Presiden RI Joko Widodo dan Mendagri RI Tito Karnavian untuk menekan atau mengendalikan angka inflasi di daerah-daerah.
“Pak presiden dalam pengarahannya, maunya itu langsung. Seperti kota pisang, semua pisang. Kota jagung, kota golf dan seterusnya. Jadi kita kota makan enak,” jelas Danny.
Selain itu, Danny Pomanto juga mengungkapkan di Makassar makanan selalu tersedia 24 jam sehingga masyarakat atau pun pengunjung tidak kesulitan mencari makanan.
“Kota ini 24 jam tersedia makanan, kalau di tempat lain; di luar negeri itu jam 5 sore sudah tutup, di Jakarta 10 malam sulit cari makan. Nah, kalau di Kota Makassar satu-satunya kota bisa 24 jam cari makanan,” ungkapnya.
Belasan makanan ini nantinya juga akan distandarisasi sebagai makanan unggulan di Kota Makassar.
Di antaranya, Jalangkote, Pisang Ijo, Coto Makassar, Sop Saudara, Konro, Mie kering, Nasi Kuning, Pisang Epe, Sea Food, Barongko, Pallu basa dan masih banyak lagi.
Tercatat, saat ini inflasi Makassar mencapai 5,81%, sementara pertumbuhan ekonomi 4,47%. Olehnya ekonomi Makassar perlu recovery.
Apalagi sebelumnya Makassar pernah mencapai pertumbuhan ekonomi 8,7% dan inflasi 2,5%.